Ringkasan Berita:
- Hardiknas 2026 di Lamongan diperingati melalui Gebyar PAUD yang melibatkan orang tua dan anak.
- Puluhan pasangan orang tua dan anak mengikuti lomba “Ayah Bunda Bercerita”.
- Guru PAUD juga menampilkan kreativitas dalam ajang “Talent Teacher”.
- Kegiatan ini bertujuan memperkuat ikatan emosional dan komunikasi positif dalam keluarga.
Lamongan (beritajatim.com) – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Lamongan dikemas berbeda melalui kegiatan Gebyar PAUD yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan tersebut menitikberatkan pada penguatan hubungan emosional antara orang tua dan anak melalui berbagai ajang kreativitas yang melibatkan keluarga serta tenaga pendidik PAUD.
Puluhan pasangan orang tua dan anak PAUD tampil percaya diri mengikuti lomba “Ayah Bunda Bercerita” di halaman Kantor Dinas Pendidikan Lamongan. Dalam lomba itu, peserta membawakan cerita dengan tema “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”.
Peserta yang tampil di tingkat kabupaten merupakan perwakilan terbaik hasil seleksi dari 27 kecamatan se-Kabupaten Lamongan.
Sekretaris Dinas Pendidikan Lamongan, Hariyanto, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat kedekatan antara anak dan orang tua sejak usia dini.
“Peran orang tua sangat besar dalam proses tumbuh kembang anak. Karena itu, melalui kegiatan ini, kami ingin lebih memperkuat ikatan anak dan orang tua,” kata Hariyanto.
Gebyar PAUD sendiri telah berlangsung selama dua hari. Sebelumnya, para guru PAUD lebih dulu menunjukkan kreativitas mereka melalui ajang “Talent Teacher”.
Dalam kegiatan tersebut, para tenaga pendidik menampilkan berbagai kemampuan seni, mulai dari tari, olah vokal, hingga pertunjukan hiburan lainnya.
Menurut Hariyanto, guru PAUD dituntut terus berinovasi agar proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan menarik bagi anak-anak.
“Guru PAUD tidak hanya piawai mengajar di kelas, tapi juga harus kreatif. Melalui Talent Teacher, kita melihat potensi luar biasa dari para pahlawan tanpa tanda jasa ini,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua TP PKK Lamongan, Cana Antyanta Dias, mengapresiasi antusiasme peserta dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, aktivitas mendongeng bersama menjadi sarana efektif untuk membangun komunikasi positif sekaligus mempererat hubungan emosional antara orang tua dan anak.
“Selain sebagai wadah kreativitas, kegiatan ini diharapkan dapat membangun kedekatan emosional dan komunikasi positif antara orang tua dan anak sejak usia dini,” ujarnya. [fak/beq]






