Surabaya (beritajatim.com) – Ketua KONI Jawa Timur, M Nabil memiliki ekspektasi tinggi untuk para atlet Puslatda Angkat Besi Jatim di gelaran Pra PON Juli 2023 mendatang. Hal ini disampaikan M Nabil usai sambutan di Rakerprov PABSI Jawa Timur, Sabtu (25/2/2023) di Hotel Haris Surabaya.
Menurutnya cabang olah raga terukur seperti angkat besi ini memiliki catatan di PON XX lalu di Papua. Catatan berhasil membawa juara umum dengan 2 emas 2 peran dan 3 perunggu. Hasil ini menjadi modal awal di PON selanjutanya di Sumatra dan Aceh.
Bahkan beberapa atlet puslatda angkat besi diisi wajah baru. Ada bibit atlet baru yang lebih kompeten karena masih muda.
“Atlet muda ini menjadi salah satu modal awal bisa membawa PABSI menjadi juara umum kembali, karena para kompetitornya yang kemarin di PON Papua sudah pensiun dan ada regenerasi dan diharapkan dari 20 nomor bisa menjadi harapan bisa mendapat semua,”ungkap Nabil.
Lebih lanjut lewat Rakerprov ini juga bisa menjadi catatan terpenring untuk memutuskan target awal untuk Pra PON hingga PON mendatang, serta dibarengi dengan rencana kerja jangka panjang.
“Dalam Rakerprov ini diharapkan diputuskan targer awal yang dibarengi dengan kerja yang sesungguhnya dan keseriusan PABSI. Karena PABSI ini merupakan olah raga yang memiliki dinamika yang tinggi karena akan mncul bibit baru dan Jawa Timur juga lebih enak melakukan seleksi karena terukur,”ungkap Nabil.
Bahkan KONI Jawa Timur memiliki rasa optimis yang cukup tinggi untuk PABSI Jawa Timur untuk memenuhi target yang diberikan. Hal ini bisa dilihat dari catatan di setiap kejuaraan, tinggal bagaimana Pabsi Jawa Timur mempersiapkan mental dan aura di kejuaraan.
“Para atlet PABSI ini bukan anak baru mereka punya jam terbang yamg cukup bagus dan memiliki rasa percaya diri yang besar karena sebagian dari mereka sudah berpengalaman tinggal bagaimana menguatkan mental di pertandingan multievent nanti karena merek sudah punya bekal teknik dan skill yang bagus,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua PABSI Jatim, Jeffry Tagore mengatakan jika kondisi para atlet puslatdanya sudah siap 80 hingga 90 persen untuk di pra PON Juli mendatang.
“Kondisi anak-anak dalam kondisi 90 sampai 80 persen sudah siap buktinya kemarin waktu ikut seleknas 4 atlet yang mengikuti 2 atlet kita lolos berarti mereka mampun mengalahkan atlet pelatnas otomaris ini bekal besok di pra PON,” tutupnya. [way/but]






