Jakarta (beritajatim.com) – Timnas Indonesia U-20 memiliki perjalanan panjang di ajang Piala Asia U-20, setidaknya dalam satu dasawarsa terakhir.
Meskipun setiap edisi menghadirkan harapan baru, catatan sejarah menunjukkan pencapaian yang bervariasi. Dari empat partisipasi yang telah dilalui sejak 2014, ada pola yang terlihat jelas, namun juga sinyal-sinyal perbaikan yang perlu dianalisis lebih dalam.
Mari kita telusuri perjalanan Timnas Indonesia U-20 di empat edisi terakhir Piala Asia U-20.
Piala Asia U-20 2014 di Myanmar: Hasil yang Pahit
Partisipasi Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2014 di Myanmar berakhir dengan kegagalan. Padahal tim ini diperkuat tim yang menjuarai Piala AFF U-19 2013.
Evan Dimas Darmono dan kolega hanya melakoni tiga pertandingan di babak grup dengan hasil yang buruk: tiga kekalahan. Mereka hanya mampu mencetak dua gol dan kebobolan delapan gol sepanjang event.
Piala Asia U-20 2018 di Indonesia: Peningkatan Signifikan
Piala Asia U-20 2018 di Indonesia menandai langkah kemajuan yang lebih jelas bagi Timnas Indonesia U-20. Di bawah pelatih Indra Sjafri, tim ini berhasil melaju hingga perempatfinal, meskipun mereka akhirnya terhenti di babak tersebut.
Dengan catatan dua kemenangan, tidak penah seri, dan dua kekalahan, Indonesia berhasil menunjukkan potensi yang lebih baik.
Piala Asia U-20 2023 di Uzbekistan: Kegagalan Kembali Terulang
Pada edisi 2023 yang berlangsung di Uzbekistan, Indonesia kembali gagal melaju ke fase knockout. Kali ini T, mereka berhasil meraih satu kemenangan, sekali seri, dan satu kekalahan.
Tim yang saat itu dilatih Shin Tae-yong tersebut hanya mencetak satu gol dan kebobolan dua gol. Indonesia gagal lolos karena kalah agregat gol dari Irak.
Piala Asia U-20 2025 di China: Kembali ke Titik Nol
Piala Asia U-20 2025 di China kembali membawa kekecewaan besar bagi Timnas Indonesia U-20. Di bawah asuhan Indra Sjafri, yang sebelumnya mengantarkan tim ke perempatfinal pada 2018, Indonesia gagal lolos dari babak grup.
Sekali seri, dua kekalahan, dan hanya satu gol yang dicetak sepanjang turnamen, sementara mereka kebobolan enam gol.
Tidak ada kemenangan yang tercatat. Tim ini tak cukup kuat untuk menghadapi tim-tim seperti Iran, Uzbekistan, dan Yaman. Dengan hasil ini, mimpi Timnas Indonesia U-20 untuk berlaga di Piala Dunia U-20 2025 di Chile pun hancur. (faw/but)






