Mojokerto (beritajatim.com) – Jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Mojokerto bekerjasama dengan RSUD RA Basoeni melakukan vaksin Booster. Vaksin diberikan kepada seluruh petugas dan keluarga tersebut untuk mengantisipasi dan memerangi Covid-19 varian baru tersebut.
“Vaksinasi ini merupakan hasil koordinasi yang baik Lapas Klas IIB Mojokerto dengan RSUD RA Basoeni. Ada 12 petugas kesehatan RSUD RA Basoeni dibantu 2 petugas kesehatan dari Lapas Klas IIB Mojokerto,” ungkap Kepala Lapas Klas IIB Mojokerto, Dedy Cahyadi, Selasa (25/1/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”vaksinasi”]
Vaksin yang diberikan merupakan vaksin dosis ke-3 atau Booster dengan varian Pfizer. Pemberian vaksin Booster tersebut dilakukan, lanjut Kalapas ini, karena pencapaian vaksinasi dosis 1 dan dosis 2 untuk petugas dan warga binaan Lapas Klas IIB Mojokerto telah mencapai 100 persen.
“Selain dengan penerapan protokol kesehatan yang disiplin dan ketat, diharapkan dengan pemberian vaksin dosis ke-3 atau Booster ini dapat mencegah masuknya virus Covid-19 khususnya varian Omicron masuk ke Lapas Klas IIB Mojokerto,” katanya.
Jajaran Lapas Klas IIB Mojokerto berkomitmen penuh dan terus konsisten untuk melakukan vaksinasi ke Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan juga Booster bagi para petugas. Ini sebagai bentuk kewaspadaan dan antisipasi varian baru serta potensi kemungkinan gelombang ke 3 Covid-19 di Lapas Klas IIB Mojokerto. [tin/kun]







