Jember (beritajatim.com) – Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf mengajak ribuan warga bersalawat di alun-alun Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (22/1/2024) malam. Ia memuji pembangunan di Jember dan mengajak warga mendoakan Palestina.
“Jember ini luar biasa. Bupati dan wakil serta ibu juga luar biasa. Seluruh jajaran yang terlibat (dalam pembangunan) di Kabupaten Jember semua hebat. Tanpa terkecuali. Begitu juga rakyatnya,” kata Habib Syech saat berpidato.
Menurut Habib Syech, Jember telah menjalankan pembangunan luar biasa. “Ayo kita terus pertahankan. Wes wayahe Jember apik dan keren. Tambah apik, tambah keren. Setiap bulan, setiap tahun sholawat bersama Habib Syech. Insyaallah,” katanya.
Habib Syech melihat hasil pembangunan selama perjalanan menuju Jember. “Saya lihat jalan-jalan sudah bagus semua. Alhamdulillah. Semangat untuk seluruh penduduk Jember, insyaallah kalian sukses bersama Bapak Bupati dan Wakil. Insyaallah semua pembangunan ini dilanjutkan terus berkembang dan berkembang. Dengan niat baik Allah akan mengabulkan,” katanya.
Banyaknya pondok pesantren di Jember, menurut Habib Syech, harus dimanfaatkan warga dengan memasukkan anak-anak mereka ke sana. “Jangan sampai anak-anak kita tidak masuk pondok pesantren. Titipkan anak-anak ke pondok pesantren agar jadi anak-anak yang cerdas, ahli Quran, ahli ilmu,” katanya.
Habib Syech hadir untuk memenuhi undangan Bupati Hendy Siswanto merayakan hari ulang tahun ke-95, Kabupaten Jember. “Galakkan sholawat ke setiap pelosok. Jangan berhenti. Karena sholawat kita selamat. Karena sholawat maksiat minggat. Karena sholawat hidup nikmat. Karena sholawat jodoh mendekat,” katanya.
Habib mengajak warga membacakan salawat Asyghil dan mendoakan Palestina. “Semoga orang-orang Palestina menang melawan orang-orang yang zolim. Diberi kekuatan, diberi kemampuan, diberi kesabaran dalam melawan musuh-musuh Allah SWT. Insyallah Jember tambah hebat, Jember tambah meningkat, dan Jember tambah apik dan keren,” katanya.
Habib juga mengajak warga agar menjaga pemilu tetap damai dan aman. “Tidak ada gejolak apapun. Yang ada hanya kedamaian dan kesuksesan. Siapapun pemimpin yang terpilih, insyaallah mereka adalah yang terbaik untuk bangsa dan negara. Pilihlah dengan baik. Jangan ribut masalah pilihan. Beda pilihan itu wajar. Yang tidak wajar itu kalau gontok-gontokan, ribut masalah pilihan,” katanya.
“Kalau semua orang pilihnya sama, gak usah ada pemilihan. Namanya pemilihan pasti ada beda. Kalau semua sama, tidak usah memilih, langsung diangkat. Beda pilihan itu kemudian membedakan cinta kita terhadap sesama. Saya ingin masyarakat Jember tetap rukun dan damai. Kasih sayang dan kerukunan mahal harganya,” kata Habib Syech.
Membangun kembali kerukunan yang terkoyak membutuhkan biaya yang mahal dan waktu yang lama. “Lihat negara-negara yang sedang bertikat. Masyaallah, pembangunannya sulit, membangun kembali seperti semula. Menghancurkan mudah, butuh beberapa menit. Lihat di Baghdad, lihat di Syiria, lihat di Lebanon. Semua hancur, gara-gara tidak mau rukun dan tidak mau damai,” kata Habib Syech.
Habib Syech mengingatkan warga Jember agar tak mudah terprovokasi. “Jangan mudah tergoda berita-berita hoaks yang mengakibatkan satu dengan yang lain tidak rukun dan tidak akur. Kita sebangsa dan setanah air. Kita seagama. Kita akan menjadi orang-orang yang membuat kesejukan bumi Jember ini. Insyaallah,” katanya.
Bupati Hendy Siswanto mengaku sejak lama ingin mengundang Habib Syech. “Tiga tahun mendambakan kegiatan seperti ini. Tahun 2021, kami berusaha membuat acara seperti malam hari ini, namun belum dikabulkan Allah SWT. Tahun 2022, menghadirkan Habib Syech juga belum dikabulkan Allah SWT. Tahun 2023, masih dijanjikan Allah SWT. Alhamdulillah pada malam hari ini Allah SWT memberikan izin dan ridho kita bersolawat bersama Habib Syech,” katanya. [wir]






