Surabaya (beritajatim.com) – Tokoh muda NU, Ubaidillah Amin (Gus Ubaid) berharap Presiden Prabowo segera memanggil dan memberikan teguran keras kepada Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf)/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Teuku Riefky Harsya.
“Menteri Ekonomi Kreatif ini jelas-jelas blunder dan tidak pernah terjun langsung ke bawah. Sehingga, tidak tahu sama sekali fakta di lapangan,” tegas Gus Ubaid, Kamis (3/4/2025).
Pernyataan Gus Ubaid ini menanggapi viralnya kritikan anggota Komisi VII DPR RI, Yoyok Riyo Sudibyo kepada Menekraf. Ini terkait data yang dibawa menteri ke Rapat Dengar Pendapat (RDP) tidak sesuai dengan fakta di lapangan. “Menurut kami ini parah sekali, seorang menteri dan jajarannya hanya mengacu pada data lembaga lain dan parahnya mengatakan kalau UKM di Indonesia hari ini meningkat semua,” ujarnya.
Gus Ubaid membenarkan sanggahan anggota DPR Yoyok terkait data Menekraf yang tidak sesuai fakta di lapangan. “Ini jelas membuat masyarakat yang bergelut di UKM marah. Fakta di lapangan bahwa banyak masyarakat pelaku UKM yang gulung tikar hari ini, karena lesunya pembeli. Pembeli banyak memilih belanja online dan produk murah, baik itu barang bekas dari luar negeri, China khususnya,” tuturnya.
Ketua Dewan Pembin Relawan Gibran BerKopyah (GBK) ini berharap para menteri di kabinet pemerintahan Prabowo lebih detail dan bekerja dengan sungguh-sungguh untuk kepentingan masyarakat.
“Kalau memang nggak mampu,.ya sebaiknya segera melapor ke Bapak Presiden jika dirinya tidak bisa bekerja dengan sungguh-sungguh. Dan, alangkah baiknya mengundurkan diri,” tegasnya.
Dirinya mengutip pernyataan Haji Agus Salim dalam bahasa belanda ‘Leiden is lijden’ (memimpin adalah menderita). “Coba kita renungkan kalimat Haji Agus Salim ini bahwasanya kepemimpinan sejati lahir dari kesediaan menderita demi kepentingan yang lebih besar. Jika seperti ini, UKM akan lebih banyak yang gulung tikar, apalagi imbas juga dari perang dagang yang sedang dimulai oleh pemimpin US Donald Trump. Intinya, pelaku UKM produk-produk lokal harus lebih dibangkitkan untuk mendongkrak perekonomian negara,” pungkasnya. (tok/but)

as a preferred source on Google





1 Komentar
Mantul ini …