Banyuwangi (beritajatim.com) – Calon Bupati Banyuwangi, Ali Makki Zaini atau Gus Makki mendatangi warga di Dusun Derek, Desa Paspan, Kecamatan Glagah. Mereka merupakan kalangan Nahdliyin yang setia mengawal perjuangan pasangan Ali-Ali.
Pertemuan itu dikemas sederhana bahkan spontanitas sebagai wujud syukur Gus Makki ditetapkan sebagai calon bupati Banyuwangi. Keluh kesah dan pesan klasik terlontar dari para warga.
Bak pemimpin, Gus Makki pun dianggap menjadi ladang curhat atas persoalan warga selama ini. Ada yang menyebut tentang, sulitnya pupuk bagi petani, hingga persoalan mendasar lainnya.
Begitu mendengar itu, Cabup Banyuwangi yang diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa ini pun menjawab santai dan lugas.
“Persoalan semua bapak-bapak, ibu-ibu biar saya yang atasi. Tapi ya aku dijadikan bupati dulu. Paham kan,” ucap Gus Makki disambut tertawa semua warga.
Percakapan itu memang berlangsung santai dan gayeng. Sambil bercanda tapi pesan serius dan penting tetap tersampaikan.
“Sudah, kalau mau tetap soal pupuk seperti ini ya pilih yang dulu saja. Tapi kalau mau pupuk lancar, urus administrasi kependudukan mudah ya Bupatinya harus ganti dong,” terangnya.
Kondisi itu disambut meriah oleh para warga. Menurut mereka, program dan gagasan yang disampaikan Gus Makki masuk akal.
“Saya itu beda dengan yang lain. Karena saya tidak terikat dengan masalah sebelumnya, termasuk dengan persoalan pupuk,” imbuhnya.
Tapi uniknya, selain menerima gagasan dan program itu, warga justru memiliki permintaan khusus. Mereka sepakat meminta Gus Makki mendirikan gapura Nahdlatul Ulama (NU) di setiap pintu masuk Desa di Kabupaten Banyuwangi.
Warga berkeinginan, gapura NU peninggalan Gus Makki pada program “Sobo Deso” selama menjabat Ketua PCNU Banyuwangi beberapa tahun lalu, bisa dibangun kembali. Apalagi, saat ini kondisinya rusak semua.
“Tolong direkam ya pernyataan saya ini. Jika ditakdirkan menjadi Bupati Banyuwangi, Gapura NU di desa ini langsung saya rehab, dan saya bangun permanen,” pungkas Gus Makki.
Halimah salah seorang warga menyebut, pria asli Dusun Rayud, Desa Parijatahkulon, Kecamatan Srono itu merupakan sosok idola.
“Di sini ada tiga kelompok pengajian wanita, kebanyakan mengidolakan Gus Makki. Karena kan sudah sering kesini, pas acara Sobo Deso itu juga hadir. Kalau nggak salah sudah 4 kali ini,” ucap Halimah seorang anggota pengajian Marwah tersebut. [rin/beq]






