Surabaya (beritajatim.com) – Gus Halim menilai performa Cak Imin di debat Cawapres, Jumat (22/12/2023) malam sebesar 75. Nilai itu ia sebutkan usai melihat performa Muhaimin Iskandar di acara nonton bareng (nobar) debat calon wakil presiden (cawapres) di halaman kantor DPW PKB Jatim.
Pria yang juga menjabat sebagai Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi mengatakan bahwa Cak Imin tampil asli seperti pada umumnya ketika muncul di publik. Ia pun menilai jika pada debat kali ini semua cawapres memiliki nilai sama 75.
“Penampilan (Cak Imin) seperti biasanya, dia santai, gagasan gagasan disampaikan secara original,” kata pria dengan nama asli Abdul Halim Iskandar itu kepada beritajatim.com.
Terkait Muhaimin Iskandar yang terkesan ‘dikeroyok’ oleh dua cawapres lainnya, Gus Halim mengatakan bahwa dalam debat hal seperti itu biasa dan bisa membuat suasana debat menjadi hidup. Ia pun memasrahkan kepada masyarakat terkait kelebihan dan kekurangan para peserta debat.
“Ya biasa namanya juga debat justru hidup dan agak sedikit berbeda lebih dinamis dan lebih terbuka. ya semua sama lah, nilai tambah penampilan Cak Imin nanti ya orang lain lah yg harus menilai,” imbuh Gus Halim.
Terkait slogan Slepet, Gus Halim menjelaskan bahwa hal itu digunakan untuk mengawasi program-program yang akan dijalankan. Hal itu selaras dengan keinginan masyarakat yang menginginkan pertumbuhan dan pemerataan di seluruh Indonesia. Gus Halim juga mengingatkan bahwa pada zaman orde baru sudah terjadi pertumbuhan.
“Nah sekarang kekayaan Indonesia dikuasai 51 persen dikuasai oleh 18 pengusaha, artinya ke depan itu harus lebih merata lagi pengusaha – pengusaha baru yang lebih merata,” tegasnya.
Dalam acara nobar di kantor DPW PKB Jatim, hadir menteri lainnya selain Gus Halim. Tampak Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah juga datang bersama para Caleg PKB baik di tingkat kota, daerah dan pusat. [ang/beq]






