Jombang (beritajaim.com) – Sebuah penemuan mengejutkan terjadi di Perumahan Graha Sakinah, Dusun Klagen, Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Rabu (22/10/2025). Seorang guru SMA bernama Sri Utami ditemukan tewas dalam kondisi membusuk di rumahnya. Diduga, korban telah meninggal dunia sekitar empat hari sebelumnya.
Penemuan mayat bermula saat seorang warga setempat, Nurul Aini, hendak membuang sampah dan mencium bau menyengat yang berasal dari rumah korban. Curiga dengan bau tersebut dan tidak melihat aktivitas korban selama beberapa hari terakhir, Nurul Aini bersama beberapa warga lainnya kemudian memberanikan diri untuk memaksa masuk ke rumah tersebut.
“Terakhir ketemu Jumat minggu kemarin. Beliau biasanya sering duduk-duduk di teras depan rumah, tapi beberapa hari ini nggak kelihatan,” ungkap Nurul Aini, tetangga korban.
Sri Utami, yang diketahui merupakan seorang guru senior di Kecamatan Ploso, tinggal seorang diri di rumah tersebut. Ia diketahui memiliki tempat kos di Kecamatan Ploso yang lebih dekat dengan lokasi tempatnya bekerja.
Selama ini, Sri Utami kerap menginap di tempat kos untuk menghemat tenaga, namun saat itu ia diketahui sedang berada di rumah pribadinya di Kepuhkembeng.
Korban, yang telah mengabdi sebagai guru selama bertahun-tahun, rencananya akan memasuki masa pensiun dalam waktu satu tahun ke depan. Setelah penemuan jenazah, petugas kepolisian dan medis segera tiba di lokasi untuk melakukan proses evakuasi. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Jombang untuk dilakukan otopsi.
Kapolsek Peterongan, Iptu Solihin Budi Santoso, membenarkan penemuan mayat tersebut dan menyebutkan bahwa berdasarkan visum luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Korban memiliki riwayat penyakit diabetes militus. Namun demikian, kami masih melakukan penyelidikan,” tambahnya. [suf]






