Ponorogo (beritajatim.com) – Para guru ngaji, santri, serta kaum dhuafa di Ponorogo mendapatkan bantuan kacamata gratis. Sebanyak 300 kacamata dibagikan secara gratis oleh NU Care Lazisnu.
Penyaluran kacamata gratis ini merupakan bagian dari program Berbagi 10 Ribu Kacamata Gratis yang digagas Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur bersama Ikatan Profesi Optometris Indonesia.
“Kabupaten Ponorogo mendapat jatah paling sedikit 300 kacamata untuk para guru ngaji, santri dan dhuafa,” kata Ketua Panitia sekaligus Ketua NU Care Lazisnu Ponorogo, Thohir Fauzi, Sabtu (6/8/2022).
Thohir berharap program kacamata gratis ini bisa memberikan manfaat untuk masyarakat Bumi Reog.
“Semoga kegiatan sosial ini bisa bermanfaat untuk masyarakat Ponorogo,” katanya.
Senada dengan Thohir, Ketua PCNU Ponorogo, Fatchul Azis mengatakan, NU Care Lazisnu Ponorogo sudah banyak berkiprah bagi umat. Baik untuk para aghniya’ maupun dhuafa.
NU Care Lazisnu tidak hanya membantu meringankan beban para dhuafa namun juga menyelamatkan para aghniya’ dengan membersihkan hartanya.
“Alhamdulillah, Nu Care Lazisnu berkiprah banyak untuk membantu para dhuafa dan para Aghniya dengan membersihkan hartanya dari hisab,” katanya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Ponorogo”]
Sementara itu, Ketua IROPIN Jawa Timur, Beni Pujo Sayogo, menyatakan, giat berbagi kacamata gratis ini merupakan rangkaian perayaan Ulang Tahun Ke-50 IROPIN. Total ada 50 ribu kacamata gratis yang dibagikan ke seluruh Indonesia, sementara 10 ribu di antaranya diberikan kepada masyarakat Jatim.
“Pembagian kacamata gratis ini dalam rangka hari jadi ke-50 IROPIN. Ada 50 ribu kacamata yang dibagikan di seluruh Indonesia. Nah, sebanyak 10 ribu kacamata untuk wilayah Jawa Timur,” ungkap Pujo.
NU Care Lazisnu juga telah banyak melakukan kegiatan sosial. Di antaranya, santunan ribuan anak yatim, pembangunan hunian sementara (huntara) pengungsi korban gunung Semeru di Lumajang. Selain itu juga pencarian sumber air bersih di Nganjuk, dan banyak kegiatan sosial lainnya. [end/beq]






