Surabaya (beritajatim.com) – Guru Besar dari Teknik Lingkungan ITS Surabaya, Prof Ali Masduqi menggagas SPAM cerdas untuk meningkatkan pelayanan air minum yang prima di Indonesia.
Prof Ali mengatakan, bahwa lewat implementasi SPAM cerdas, penyediaan air minum melalui jaringan perpipaan akan menghasilkan air yang aman dengan proses yang efisien. Implementasi SPAM cerdas itu meliputi smart raw water monitoring, smart water treatment, smart water network, zona air minum prima dalam DMA, dan smart metering.
“Pemantauan dan pelaporan kualitas air baku secara real time akan memperoleh hasil terbaik dengan waktu sesingkat-singkatnya,” ujarnya, Kamis (11/5/2023).
Kata dia, PDAM sebagai institusi tunggal di suatu kota dalam menyediakan layanan air minum, memiliki peluang besar menerapkan SPAM cerdas. Kendati demikian, prasarana dan sarana air minum milik PDAM harus dibenahi terlebih dahulu sebelum SPAM cerdas benar-benar diterapkan.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/pendidikan-kesehatan/mahasiswa-its-surabaya-kembangkan-alat-daur-ulang-plastik/
“Jika SPAM cerdas diterapkan, akan banyak kebermanfaatan yang dirasakan mulai dari peningkatan layanan pelanggan hingga pengurangan biaya pemeliharan,” jelasnya.
Menurutnya, implementasi SPAM akan menyelamatkan air yang hilang sekaligus meningkatkan pendapatan PDAM. Kemudian, hasil efisiensi energi dan penyesuaian bahan kimia akan diperoleh kualitas air yang terjamin dengan harga terjangkau. Nantinya, dana yang diperoleh dari hasil efisiensi dapat dialokasikan sebagai peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Terlepas dari keunggulan SPAM, lanjut Ali, sebelum diterapkan semestinya dilakukan analisis finansial terlebih dahulu. Pentingnya melakukan analisis kelayakan investasi terlebih dahulu karena SPAM cerdas memerlukan biaya yang cukup besar.
Analisis tersebut akan membandingkan total biaya dengan keuntungan yang diperoleh dari penerapan SPAM cerdas. “Sehingga dapat mewujudkan PDAM sebagai perusahaan yang memproduksi air layak minum langsung dari kran,” katanya.
Baginya, memperkenalkan SPAM cerdas di negara berkembang akan menjadi tantangan tersendiri, terutama pada SDM dan teknologi yang terbatas. Implementasi SPAM yang andal merupakan masalah mendesak di negara berkembang yang perlu ditangani dengan mempertimbangkan masalah sosial, ekonomi, dan lingkungan. “Oleh karena itu, PDAM harus memiliki rencana strategis dan aksi nyata untuk melayani mayarakat demi kesehatan dan kesejahteraan bangsa,” pesannya. [ipl/kun]






