Malang (beritajatim.com) – Sebuah gudang yang biasa dipakai menyimpan kitab di Pondok Pesantren Roudhotul Muhsinin di Jalan Raya H. Ahmad Dahlan, Desa. Kuwolu, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, terbakar pada Senin (29/5/2023) siang.
Kebakaran diduga berasal dari seorang santri pondok yang bermain api dari puntung rokok di kawasan dekat gudang areal Pondok Roudhotul Muhsinin atau akrab di sebut Pondok Maqbul Tengah itu. “Yang terbakar Kitab alumni yang tidak dibawa pulang, karena memang setelah mengaji kan disimpan kitabnya,” ungkap Muhamad Hamim, saksi dari santri Pondok Makbul Tengah.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/peristiwa/pabrik-arang-di-mojokerto-terbakar-diduga-korsleting/
Menurut Hamim, api terlihat sekitar pukul 14.00 wib. Lokasi yang terbakar merupakan gudang Kitab dan gudang sepedah. “Dibagikan atas gudangnya, dekat tandon air. Yang terbakar ratusan kitab. Tidak ada korban jiwa,” tutur Hamim.
Sementara itu, Kiai Suadi mengaku, tidak ada korban jiwa. Hanya beberapa kitab yang terbakar dengan kerugian Rp 10 juta. “Ada anak kecil di Pondok, kemudian mainan puntung rokok hingga mengenai buku kitab,” paparnya.
Api berhasil dipadamkan setelah 2 unit Mobil PMK tiba di lokasi Pondok Pesantren. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. (yog/kun)






