Gresik (beritajatim.com) – Skuad laskar Joko Samudro julukan Gresik United (GU) melakoni laga uji coba pertama melawan Bhayangkara U-21 yang digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jumat (21/07/2023). Meski dikemas uji coba, kedua tim sama-sama bermain ngotot.
Di laga ini Gresik United lebih mendominasi permainan. Pemain yang baru direkrut Faisol dibantu dua winger Ardi dan Akbar Firmansyah mampu membuat pertahanan Bhayangkara U-21 goyah.
Sebaliknya Bhayangkara U-21 lebih banyak mengandalkan serang balik. Sedangkan tim Gresik United lebih menonjolkan permainan satu dua sentuhan.
Bermain agresif Gresik United akhirnya mendapat pinalti setelah winger lincahnya Ardi dilanggar keras oleh pemain Bhayangkara U-21 di kotak pinalti.
Eksekusi yang dilakukan gelandang lincah Dicky Kurniawan mampu mengecoh kiper Bhayangkara U-21. Kedudukan 1-0 untuk Gresik United. Skor satu kosong berakhir sampai babak perta
Memasuki babak kedua Gresik United mengganti tiga pemainnya. Yakni, Frank Rikhard Sokoy, Ghozy, dan Faisol Tiga pemain itu, diganti Bayu, Iftiqaf Rijal, dan Rendi Jaya.
Masuknya tiga pemain tersebut membuat permainan Gresik United sedikit GU hidup. Namun, belum mampu menambah gol.
Di pertengahan babak kedua, pemain berpengalaman Gresik United, Jepri Kurniawan dimasukkan. Mantan pemain PSS Sleman itu menambah daya gedor. Tapi, terlalu asyik menyerang Bhayangkara U-21 mampu menyamakan kedudukan melalui serangan balik.
Saat kedudukan sama kuat 1-1 Gresik United kembali memasukkan bek Ghardiya Arya dan gelandang Malik Prayitno. Gresik United kembali cetak gol melalui Ardi memanfaatkan umpan Jepri Kurniawan kedudukan 2-1 menjelang babak kedua akan berakhir.
Menanggapi hasil uji coba pertama ini, Asisten Pelatih Gresik United Agus Indra Kurniawan menuturkan, laga ini bukan dilihat hasilnya tapi lebih menitikberatkan pada kekompakan tim dan fisik pemain. “Fisik pemain masih perlu ditingkatkan lagi. Pasalnya, agak kedodoran menghadapi pemain muda Bhayangkara U-21,” pungkasnya. [dny/kun]
BACA JUGA:






