Gresik (beritajatim.com) – Gresik Petrokimia kembali harus menelan kekalahan dari Jakarta Popsivo Polwan dengan skor 1-3 (23-25, 14-25, 25-17, 17-25) dalam laga final four seri Semarang Proliga 2025.
Kekalahan ini menjadi yang kedua kalinya diterima tim asal Gresik di babak final four, melanjutkan tren negatif setelah sebelumnya mengalami empat kekalahan di fase reguler.
Pertandingan antara Gresik Petrokimia melawan Jakarta Popsivo Polwan berlangsung sengit meski bintang andalan Megawati Hangestri belum bisa dimainkan karena masih dalam proses pemulihan cedera.
Di awal set pertama, Gresik Petrokimia yang diperkuat pemain asing asal Amerika Serikat, Julia Sangiacomo, sempat memimpin jauh dengan skor 8-2. Namun, momentum tersebut gagal dipertahankan hingga akhirnya set pertama jatuh ke tangan Jakarta Popsivo Polwan dengan skor 23-25.
Memasuki set kedua, permainan Gresik Petrokimia semakin mudah dibaca oleh lawan. “Yolla Yuliana dkk mampu dengan menambah poin dengan mudah akibat banyaknya kesalahan yang dilakukan Gresik Petrokimia,” dan set ini pun berakhir dengan kekalahan 14-25.
Gresik Petrokimia mencoba melakukan perubahan strategi di set ketiga. Melihat kelengahan dari Jakarta Popsivo Polwan, tim asuhan Jiang Jie berhasil memanfaatkan situasi dan merebut set ketiga dengan skor 25-17. Namun, kebangkitan tersebut tidak bertahan lama.
Pada set keempat, performa Gresik Petrokimia kembali menurun drastis. “Dua pemain asingnya Julia Sangiacomo, dan Hanna Davyskiba kehabisan bensin,” sehingga Jakarta Popsivo Polwan tanpa kesulitan mampu menutup pertandingan dengan kemenangan 17-25.
Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Gresik Petrokimia yang selalu gagal menang saat berhadapan dengan Jakarta Popsivo Polwan di ajang Proliga. Dengan hasil ini, langkah Gresik Petrokimia untuk bersaing di Proliga 2025 semakin berat, sementara Jakarta Popsivo Polwan mengukuhkan dominasinya di pertemuan kedua tim. [dny/suf]






