Gresik (beritajatim.com) – Minggu depan telah memasuki tahun ajaran baru 2023/2024. Jenjang SMP di Gresik ada perubahan kebijakan. Semula siswa SMP masuk sampai hari Sabtu. Mulai Senin depan (17/7), sekolah beraktivitas hanya sampai hari Jumat.
Perubahan jam sekolah itu mengacu pada Permendikbud nomor 23 tahun 2017 tentang hari sekolah. Mengacu juga pada Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Gresik nomor 402/0064/437.53/2023.
Sekretaris Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik Herawan Eka Kusuma menuturkan, jika biasanya siswa jam pelajaran SMP selesai pukul 12.30 WIB, mulai tahun ajaran 2023/2024 ini selesai pukul 15.00 wib.
“Mulai besok Senin perubahan ini akan dimulai oleh Bupati Fandi Akhmad Yani,” tuturnya, Jumat (14/7/2023).
Ia menambahkan, pelaksanaan lima hari sekolah ini sudah ada sejak tahun sebelumnya. Namun, sekolah jenjang SMP di Gresik belum memenuhi kapasitas secara menyeluruh.
“Penerapan lima hari sekolah ini baru diterapkan tahun ini. Meski untuk segi fasilitas dan penunjang lainnya belum siap. Tapi tahun ini sudah,” imbuhnya.
Penerapan lima hari sekolah ini diterapkan di seluruh sekolah jenjang SMP. Ada sebanyak 34 SMP negeri yang menerapkan ini.
“Rencananya dibuka simbolis oleh bupati, kemudian sekolah yang lain mengikuti secara daring,” ungkap Herawan.
BACA JUGA:
Bawean Gresik Resmi Jadi Pulau Rintisan Pendidikan
Menurutnya, dengan lima hari sekolah ini bisa lebih efektif untuk belajar. Sehingga, di hari Sabtu dan Minggu para siswa bisa menggunakan untuk santai atau kegiatan yang lain. “Tahun ini para siswa akan penyesuaian lebih dulu,” paparnya.
Menanggapi sekolah lima hari, salah satu wali murid Nanik mengapresiasi adanya perubahan itu. Ini karena para siswa agar bisa memiliki waktu longgar beraktivitas.
“Saya menyetujui ada perubahan aturan baru itu. Sehingga, sama dengan aktivitas sekolah siswa SMA,” pungkasnya. [dny/but]






