Surabaya (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Jawa Timur mendesak Kepolisian segera menangkap pelaku pengeroyokan terhadap lima wartawan di Surabaya yang tengah meliput penutupan Diskotek Ibiza Club, Jumat kemarin (20/1/2023).
Wakil Ketua DPD Granat Jatim, Imam Syafi’i menyebut Polrestabes Surabaya harus segera melakukan penangkapan terhadap pelaku. Dia juga meminta para pelaku dihukum berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Kami mendorong Polrestabes Surabaya untuk secepat-cepatnya menangkap pelakunya. Kasus ini sudah mengancam kebebasan pers yang sedang menjalankan fungsi kontrol sosial, terlebih terkait peredaran narkoba yang merusak generasi penerus bangsa,” kata Imam di Surabaya, Sabtu (21/1/2023).
Imam juga meminta Polrestabes Surabaya segera melacak pelaku pengroyokan itu. Mulai dari meminta keterangan warga yang menyaksikan kejadian tersebut.
Sebab, ia yakin terdapat orang di sekitar kejadian mengenali pelaku. Meski para pelaku berjumlah lebih dari satu orang dan berafiliasi dengan ormas tertentu.
Selain itu, pihaknya juga mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) untuk menindak pemilik Ibiza Club. INi lantaran tempat hiburan itu menjadi lokasi transaksi jual beli barang haram.
Sehingga, penindakan hingga pencabutan izin menjadikan efek jera terhadap korporasi RHU lainnya.
“Kita minta Pemprov Jatim, dalam hal ini Ibu Gubernur. Kalau memang terbukti keterlibatan korporasi pemilik RHU itu (Ibiza) sengaja dibuat ajang transaksi jual beli barang haram, harus secepatnya dicabut ijin operasionalnya,” pungkas Imam.
Sebelumnya diberitakan, lima wartawan di Surabaya, Jawa Timur, dikeroyok sejumlah orang saat melakukan kerja jurnalistik pada Jumat (20/1/2023). Saat kejadian, lima wartawan tersebut sedang meliput penutupan dan penyegelan Diskotek Ibiza Club oleh Satpol PP Provinsi Jatim bersama DPMPTSP dan Disbudpar Jatim.
Lima korban yaitu wartawan lensaindonesia.com Rofik, wartawan inews.id Firman, wartawan beritajatim.com Anggadia, fotografer inews.com Adi, serta fotografer LKBN Antara Didik. [asg/beq]






