Kediri (beritajatim.com) – Gorong-gorong di Jalan Soekarno Hatta Kabupaten Kediri membahayakan anak-anak. Pasalnya, saluran air itu bolong dan hanya ditutup menggunakan seng.
Gorong-gorong bolong hanya ditutup seng ini ditemukan langsung oleh Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat melakukan pengecekan beton penutup gorong-gorong di bawah trotoar.
Lokasi gorong-gorong bolong yang ditutup seng ini ada di sekitar timpang tiga Desa Tepus, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, tepatnya di sekitar Tugu Bola Dunia.
“Bahaya ini kalau nggak segera dibenerin, bayangkan kalau ada anak-anak main atau ibu-ibu lewat tidak lihat jalan jatuh ke sini (seandainya) pas hujan bisa hanyut,” kata Mas Dhito.

Bupati Kediri menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan pengecekan beton penutup gorong-gorong bolong dari seng tersebut. Bilamana masih ada penutup lain yang rusak untuk segera dibenahi.
“Tolong dicek barangkali ada yang lain untuk segera dibenahi,” ungkapnya.
Trrpisah, Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri Irwan Chandra menyebut menindaklanjuti instruksi bupati itu, pihaknya langsung melakukan pengecekan penutup gorong-gorong di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta.
Baca Juga : Bupati Kediri Terima Aduan Pungli, Terbanyak di Level SMA
“Langsung kita cek sampai ke Katang dan yang rusak hanya satu itu,” jawabnya.
Penutup lubang gorong-gorong menurut Irwan dibuat dari cor beton yang bisa diangkat ketika sewaktu-waktu diperlukan untuk kegiatan pembersihan.
Disampaikan pula oleh Irwan sebelumnya pada Mei 2023 pihaknya melakukan pembuatan kembali sekitar 30 titik penutup gorong-gorong yang ada di seputaran kawasan Simpang Lima Gumul.
“Kita buatkan penutup dengan melakukan pengecoran langsung di lokasi,” ujarnya. [nm/ted]






