Jombang (beritajatim.com) – Partai Golkar Jombang bertanggung jawab atas robohnya baliho bergambar Airlangga Hartarto yang ada di Jl Raya Bakalan Desa Pulorejo Kecamatan Ngoro. Bahkan Partai Golkar siap menanggung seluruh biaya pengobatan korban.
Demikian diungkapkan Ketua DPD Partai Golkar Jombang Andik Basuki Rahmat. “Tentu kami bertanggung jawab atas pengobatan korban. Kami juga prihatin atas musibah yang terjadi, karena diluar kehendak,” ujar Andik yang juga anggota DPRD Jombang ini, Minggu (3/12/2023).
Korban merupakan pasangan suami istri (pasutri) asal Dusun Dayangan Desa Genukwatu Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang. Yakni, Qurianto (43) dan Sukarmila (36). Namun yang mengalami luka serius adalah Qurianto.
Saat itu, Kamis (30/11/2023) sekitar pukul 15.00 WIB, Qurianto sedang mengendarai motor dengan memboceng istrinya. Nah, saat melintasi Jl Raya Bakalan itulah tiba-tiba baliho bergambar Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto berbingkai bambu roboh diterjang angin.
BACA JUGA: Ambruk, Baliho Bergambar Airlangga Hartarto Timpa Pengguna Jalan di Jombang
Baliho berukuran 1,5 X 2 meter tersebut menimpa pasanganm suami istri tersebut. Qurianto kemudian dilarikan ke RSUD Jombang. Saat menjalani perawatan, kepala korban nampak berbalut perban. Perwakilan Partai Golkar Jombang juga sudah menjenguknya.
Menurut Andik, Qurianto mengalami patah tulang, pihaknya sudah menyarankan agar korban ditangani oleh rumah sakit. Entah itu penanganan operasi atau pengobatan lain. Namun korban tidak mau. Qurianto justru minta pengobatan di tradisional, yakni pijat sangkal putung.
“Sudah diberi pengertian oleh tim dokter untuk operasi. Tapi pasien tetap menolak. Lalu meminta ke pengobatan sangkal putung. Sekali lagi, kami bertanggungjawab atas peristiwa ini. Kami menanggung biaya pengobatan korban,” pungkasnya. [suf]






