Surabaya (beritajatim.com) – Welber Mota menjadi salah satu pemain yang mencuri perhatian saat Persebaya Surabaya menghadapi Penang FC dalam laga uji coba pramusim. Pemain berusia 29 tahun itu mencetak gol tunggal Bajol Ijo melalui tendangan salto spektakuler pada menit ke-79.
Gol tersebut tercipta melalui skema sepak pojok. Yuran Fernandes memenangkan duel udara dan mengarahkan bola ke area yang tepat sebelum disambut Welber Mota dengan tendangan salto yang menggetarkan gawang Penang FC.
Welber mengaku gol tersebut tercipta berkat instingnya dalam melihat peluang yang datang dalam waktu singkat.
“Semua terjadi sangat cepat. Saya melihat bola datang setelah sundulan Yuran dan langsung mencoba melakukan tendangan salto. Saya hanya mengikuti insting dan beruntung bola masuk,” ujar Welber.
Gol tersebut terasa semakin spesial karena menjadi penentu kemenangan Persebaya di hadapan ribuan Bonek dan Bonita yang hadir di Stadion Gelora Bung Tomo.
Namun, Welber tidak ingin menikmati momen tersebut seorang diri. Ia mempersembahkan gol spektakulernya kepada sang istri yang selama ini selalu memberikan dukungan dalam perjalanan karier sepak bolanya, serta untuk seluruh tim.
“Saya mempersembahkan gol itu untuk istri saya yang selalu berada di sisi saya, dan juga untuk seluruh tim. Gol itu sangat penting bagi kami,” ucapnya.
Kemenangan atas Penang FC sendiri tidak diraih dengan mudah. Persebaya harus bekerja keras membongkar pertahanan rapat tim berjuluk The Panthers tersebut.
Sejumlah peluang yang dibangun Bajol Ijo belum mampu menghasilkan gol hingga pertandingan memasuki babak kedua. Di sisi lain, Penang FC beberapa kali memberikan ancaman melalui serangan balik sehingga Persebaya harus tetap disiplin menjaga keseimbangan permainan.
Welber mengakui laga tersebut berjalan cukup sulit. Namun, ia menilai Persebaya mampu menjaga komitmen terhadap rencana permainan yang telah disiapkan oleh tim pelatih.
“Pertandingan berjalan sulit karena kami menghadapi lawan yang kuat. Namun, kami sudah memiliki rencana permainan dan berusaha menjalankannya dengan baik. Berkat kerja keras dan penerapan rencana tersebut, kami akhirnya bisa meraih kemenangan,” jelasnya.
Bagi Welber, kemenangan tersebut menjadi bagian penting dari proses Persebaya mematangkan persiapan sebelum memasuki musim kompetisi 2026/2027. Enam kemenangan sepanjang pramusim menjadi modal positif, meski ia menyadari masih banyak hal yang perlu dibenahi bersama.
“Target kami adalah menjalani pramusim dengan sebaik mungkin, dan kami kembali meraih hasil dengan kemenangan. Semoga musim baru nanti membawa banyak berkah untuk seluruh pemain, tim, dan klub,” tutup Welber.
Gol salto Welber Mota pun menjadi penutup manis pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo. Momen yang lahir dari insting, kerja keras, dan keberanian mengambil peluang tersebut membawa Persebaya melanjutkan persiapan menuju musim baru dengan kepercayaan diri yang terus tumbuh. (way/but)






