Sidoarjo (beritajatim.com) – Deltras FC gagal memetik kemenangan di kandang sendiri usai tumbang 1-2 dari Persela Lamongan pada laga lanjutan Liga 2, Selasa (11/11/2025), di Stadion Delta Sidoarjo.
Kekalahan tersebut diwarnai kontroversi keputusan VAR yang membuat pelatih Deltras, Widodo Cahyono Putro, melontarkan kritik keras terhadap kepemimpinan wasit.
Widodo mengaku kecewa dengan keputusan wasit VAR Thoriq Alkatiri yang menganulir gol bek Deltras, Wisal El Burji. Menurutnya, keputusan tersebut merugikan timnya dan tidak mencerminkan netralitas dalam pertandingan.
“Pertandingan ini tidak sulit kalau memang VAR tadi netral dalam artian kenapa gol kita selalu dicek VAR dan gol mereka tidak dicek VAR. Hal yang kita lakukan wajar karena naluri seorang pemain dan pelatih ada di posisi jauh,” ungkap Widodo seusai pertandingan.
Meski kecewa, Widodo tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya yang telah berjuang hingga akhir laga. “Untuk para pemain, semangat kita tidak boleh putus asa,” imbuh mantan pelatih Persijap Jepara itu.
Pemain Deltras FC, Martinus Novianto, menambahkan bahwa laga kontra Persela berjalan menarik meski hasil akhir tidak sesuai harapan.
“Kejadian yang seperti sama sudah disampaikan pelatih, tidak ada alasan apapun. Kita menang pun ada evaluasi, apalagi kalah. Dalam jalannya pertandingan tadi pelatih sudah merubah strategi, tetapi terakhir kami belum diizinkan untuk menang,” ujarnya.
Dalam laga tersebut, Persela unggul lebih dulu lewat sundulan Daniel Goncalves di menit ke-27 setelah menerima umpan tendangan bebas Jonathan Bustos. Deltras membalas lewat gol Rian Lopes di menit ke-35 setelah memanfaatkan bola liar di kotak penalti.
Wisal El Burji sempat mencetak gol spektakuler di menit ke-64 lewat tendangan jarak jauh dari sepertiga lapangan, namun dianulir karena dianggap terjadi pelanggaran lebih dulu.
Persela akhirnya memastikan kemenangan lewat gol Muhammad Sadewa di menit ke-80, setelah tendangan kaki kirinya gagal diantisipasi kiper Panggih Prio.
Persela harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-90+1 usai Hasim Kipuw menerima kartu merah setelah tinjauan VAR. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-2 untuk kemenangan Persela Lamongan tidak berubah. [way/ian]






