Madiun (beritajatim.com) — Arus lalu lintas kendaraan di Gerbang Tol Madiun mengalami peningkatan selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Berdasarkan data pengelola tol, sebanyak 110.855 kendaraan tercatat melintas pada periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, atau meningkat 33,62% dibandingkan lalu lintas normal.
Peningkatan arus kendaraan terjadi seiring tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan libur akhir tahun untuk bepergian ke berbagai daerah, termasuk wilayah Madiun dan sekitarnya. Gerbang Tol Madiun menjadi salah satu akses utama yang menghubungkan jalur tol dengan kawasan kota dan daerah penyangga.
Puncak arus lalu lintas tercatat terjadi pada 3 Januari 2026, bertepatan dengan arus balik libur Nataru. Ribuan kendaraan masuk melalui Gerbang Tol Madiun sejak pagi hingga malam hari, didominasi kendaraan pribadi.
Direktur Utama PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri, Arie Irianto, mengatakan peningkatan arus kendaraan telah diantisipasi dengan pengaturan operasional di lapangan. Menurutnya, kesiapan gardu tol dan pengaturan arus menjadi fokus utama selama periode padat kendaraan.
“Selama libur Nataru, petugas disiagakan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas, khususnya pada waktu-waktu dengan volume kendaraan tinggi,” ujarnya.
Seiring berakhirnya masa libur Nataru, pembatasan kendaraan berat juga telah dicabut. Mulai Senin (5/1/2026), kendaraan truk sumbu tiga kembali diperbolehkan beroperasi melintasi ruas tol tersebut.
Pengelola tol mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik, serta mematuhi rambu dan arahan petugas guna menjaga keselamatan dan kelancaran lalu lintas. [rbr/aje]






