Jakarta (beritajatim.com) – PT Geo Dipa Energi (Persero) berhasil menyelesaikan pengeboran 12 sumur untuk PLTP Patuha Unit 2. Menurut General Manager Project GeoDipa Sulistianto, pengeboran dilakukan dengan tingkat kesuksesan yang tinggi dan tanpa adanya kecelakaan kerja (zero fatality). Dengan demikian, hal tersebut menjadi bukti bahwa perusahaan sangat berkomitmen terhadap keselamatan kerja.
Sulistianto menyebut, dalam pelaksanaan proyek, GeoDipa juga sangat berkomitmen terhadap keseimbangan lingkungan. “Keragaman hayati di Patuha selama ini sangat terjaga,” tegas Sulistianto.
Dia juga memastikan, komitmen terhadap aspek keselamatan kerja dan lingkungan, GeoDipa juga turut berpartisipasi dalam aspek tenaga kerja local, di mana tercatat terdapat 181 pekerja lokal yang ikut berpartisipasi dalam proyek pengembangan PLTP Patuha Unit 2 pada kegiatan drilling dan well testing.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama GeoDipa, Yudistian Yunis, juga menyampaikan bahwa tenaga kerja lokal menjadi prioritas perusahaan dalam proyek pengembangan. Hingga tahun 2027, diperkirakan akan dibutuhkan sekitar 500 tenaga kerja.
“Sekitar 500 tenaga kerja yang kami perlukan, 150 diantaranya tenaga kerja unskilled, kami utamakan dari sekitar lokasi. 500 tenaga kerja ini akan terjadi tahun 2026 sampai awal 2027 pada puncaknya. Kami akan bekerjasama dengan seluruh desa,” ujarnya. [kun]






