Surabaya (beritajatim.com) – Generasi Z (Gen Z), yang dikenal sebagai generasi digital native, memiliki hubungan yang unik dengan media sosial.
Meski aktif dan kreatif di dunia maya, banyak dari mereka kerap memutuskan untuk tiba-tiba menonaktifkan akun media sosialnya untuk sementara.
Adapun berikut ini beberapa alasan utama di balik fenomena deactive akun tersebut.
1. Kesehatan Mental
Tekanan untuk tampil sempurna di media sosial sering kali berdampak pada kesehatan mental. Gen Z merasa perlu mengambil jeda untuk mengurangi kecemasan, stres, atau bahkan perasaan rendah diri yang timbul akibat membandingkan diri dengan orang lain. Deaktivasi akun menjadi salah satu cara untuk detoksifikasi dari beban ini.
2. Overload Informasi
Di era digital, banjir informasi tidak bisa dihindari. Gen Z merasa kewalahan dengan notifikasi, berita, atau konten yang terus mengalir tanpa henti. Untuk mengatasi “information overload” mereka memilih untuk berhenti sementara dari platform sosial.
3. Kebutuhan Privasi
Gen Z mulai sadar akan pentingnya menjaga privasi. Ketakutan terhadap penyalahgunaan data atau rasa tidak nyaman karena terlalu terekspos sering menjadi alasan mereka menonaktifkan akun.
4. Fokus pada Kehidupan Nyata
Banyak Gen Z yang merasa media sosial mengganggu fokus mereka terhadap pendidikan, pekerjaan, atau hubungan personal. Dengan menonaktifkan akun, mereka dapat lebih konsentrasi pada hal-hal yang lebih produktif.
5. Menghindari Drama Sosial
Drama antar teman atau keluarga yang sering terjadi di media sosial juga menjadi alasan. Untuk menghindari konflik atau komentar negatif, menonaktifkan akun dianggap sebagai solusi terbaik.
6. Eksperimen Identitas Digital
Gen Z dikenal suka bereksperimen dengan identitas mereka. Menonaktifkan akun dapat menjadi cara untuk “menghapus” persona lama mereka dan memulai dengan perspektif baru.
Fenomena deaktivasi akun media sosial di kalangan Gen Z menunjukkan bahwa meski media sosial menjadi bagian penting dari kehidupan mereka, jeda digital juga diperlukan untuk menjaga kesehatan mental, privasi, dan fokus hidup. (fyi/ian)






