Pacitan (beritajatim.com) – Gempa bumi bermagnitudo 3,8 mengguncang wilayah barat daya Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat pagi (9/5/2025). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat episenter gempa berada 75 kilometer barat daya Pacitan dengan kedalaman 14 kilometer.
Getaran gempa dirasakan oleh sejumlah warga, terutama di Desa Plumbungan, Kecamatan Kebonagung. Apriyanto, warga setempat, mengaku merasakan getaran saat menjemur kakao.
“Getarannya keras tapi cuma sebentar, greget gitu,” ujarnya.
Di wilayah kota Pacitan, getaran juga dirasakan meski lebih lemah. Ipung, warga Desa Purworejo, menyebut gempa terasa ringan saat ia berada di kantor desa.
“Getarannya kecil, tidak begitu terasa,” katanya.
Meski getaran terasa di permukaan, gempa tidak menimbulkan kepanikan. Aktivitas warga tetap berjalan normal setelah memastikan situasi aman.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan, Radite Suryo Anggono, memastikan tidak ada laporan kerusakan atau dampak akibat gempa tersebut.
“BPBD terus memantau situasi dan mengimbau warga tetap tenang serta mengikuti informasi dari sumber resmi,” jelasnya.
BPBD juga terus melakukan sosialisasi kesiapsiagaan, mengingat Pacitan berada di zona rawan gempa akibat pertemuan lempeng Indo-Australia dan Eurasia. (tri/but)






