Pacitan (beritajatim.com) – Warga Lingkungan Kwarasan RT 02 RW 02, Kelurahan Baleharjo, Kecamatan Pacitan, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria lanjut usia dalam kondisi membusuk di dalam kamar mandi rumahnya, Jumat (10/4/2026).
Korban diketahui bernama Sumarsono (68), yang selama ini tinggal seorang diri di rumah tersebut. Diduga, korban telah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelum ditemukan.
Penemuan jasad ini bermula saat warga mencurigai kondisi rumah korban yang sepi tanpa aktivitas. Kecurigaan semakin kuat setelah muncul bau tidak sedap dari dalam rumah.
Istri kedua korban, Soiyem (45), mengaku terakhir kali bertemu dengan Sumarsono pada Selasa (7/4/2026). Saat itu, ia masih sempat mengantar makanan dan berbincang hingga sekitar pukul 14.00 WIB sebelum kembali ke tempat tinggalnya di wilayah Ploso. “Terakhir saya ke rumah hari Selasa, masih ngobrol sampai jam dua siang, lalu saya pulang ke kontrakan,” ujar Soiyem.
Ia menambahkan, selama tiga hari berikutnya tidak sempat menjenguk korban. Hingga akhirnya, pada Jumat siang sekitar pukul 13.51 WIB, dirinya mendapat kabar dari tetangga bahwa Sumarsono ditemukan meninggal dunia di kamar mandi dalam kondisi membusuk.
“Saya dikabari tetangga, katanya bapak sudah meninggal di kamar mandi dan sudah membusuk. Saya langsung ke rumah, ternyata sudah banyak orang,” ungkapnya.
Menurut Soiyem, korban sebelumnya pernah mengalami sakit stroke, namun kondisinya sudah membaik dan bisa kembali beraktivitas seperti biasa. Ia juga mengungkapkan bahwa sejak Ramadhan 2024, dirinya tidak lagi tinggal serumah dengan korban.
Petugas kepolisian bersama Tim Inafis Polres Pacitan yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi. Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke RSUD untuk dilakukan visum et repertum guna memastikan penyebab kematian. (tri/kun)






