Situbondo (beritajatim.com) – Informasi temuan granat nanas di Dusun Lugundang, Desa Talkandang, Situbondo membuat warga setempat geger. Granat itu pertama kali ditemukan oleh Santoso (63) saat menggali tanah untuk memasang tiang patok mengikat sapi di belakang rumahnya.
Namun temuan itu awalnya tak dihiraukan oleh Santoso. Bahkan, dia sempat membuangnya di lokasi kandang sapi tersebut. Merasa curiga, Santoso kemudian menyampaikan temuan itu ke tetangganya. Hal itu membuat penasaran sejumlah orang yang ingin mengetahui barang peledak itu.
Karena khawatir, selanjutnya warga berinisiatif melaporkan ke anggota Babinsa setempat bernama Serda Joni Faot. Usai diperiksa, benar saja benda tersebut ternyata diduga kuat adalah granat nanas. Atas temuan itu, pihak berwenang melaporkan ke Polsek Situbondo Kota dan Polres Situbondo.
Sekejap, lokasi temuan yang berada di kandang sapi milik Santoso itu menjadi sasaran pengamanan petugas. Bahkan, Polres Situbondo menerjunkan personel Satsamapta dan memasang garis polisi di lokasi tersebut.
“Kami telah menghubungi Brimob Polda Jatim untuk meminta bantuan Tim Jihandak melakukan evakuasi bom nanas yang ditemukan di wilayah hukum Polres Situbondo,” kata Kapolres Situbondo AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto, melalui Kabag Ops Kompol Agus Widodo.
Langkah cepat diambil oleh Tim Jihandak dari Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jatim. Setibanya di lokasi, tim bergegas mengevakuasi granat nanas tersebut. “Granat nanas sudah dievakuasi oleh Tim Jihandak Brimob dan dibawa ke markas Brimob kompi 3 Batalyon B Pelopor Tenggarang dan rencananya akan segera dilakukan pemusnahan,” terangnya.
Usai evakuasi selesai, granat nanas dibawa menggunakan mobil rantis ke Mako Brimob di Tenggarang, Bondowoso. Selanjutnya untuk diamankan dan menunggu proses pemusnahan. (rin/kun)
BACA JUGA:






