Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto meminta maaf dalam sidang paripurna lanjutan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPP) APBD 2021, di gedung DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (20/7/2022).
Permintaan maaf terkait dengan adanya peragaan busana yang memamerkan paha perempuan dalam acara Gus dan Ning di alun-alun Jember, Senin (18/7/2022) malam. “Adanya segmen berupa tampilan fashion show yang kurang sesuai saat diperagakan pada acara tersebut yang telah menimbulkan ketidaknyamanan kepada semua pihak, kami sekali lagi memohon maaf yang sebesar-besarnya,” kata Hendy.
“Kami atas nama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember selaku penyelenggara acara Malam Grand Final Pemilihan Gus dan Ning Kabupaten Jember Jember 2022 menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada para kiai, ulama, seluruh warga Jember, dan semua elemen masyarakat, karena masih adanya kekurangan dalam penyelenggaraan acara itu,” kata Hendy.
[berita-terkait number=”4″ tag=”gus-dan-ning-jember”]
Hendy mengatakan, hal tersebut terjadi semata-mata karena ketidaksempurnaan sebagai manusia. “Kami tetap menjunjung tinggi semangat para generasi bangsa untuk berkreativitas dengan tetap menjunjung tinggi kaidah-kaidah dan norma yang berlaku di masyarakat,” katanya.
Hendy berharap hal tersebut tidak mengurangi tujuan utama kegiatan Pemilihan Gus dan Ning Jember 2022. “Di antara finalis yang tampil ada yang mengenakan hijab serta pakaian-pakaian batik khas Jember yang menjadi kebanggaan kita semua,” katanya.
“Kami juga menyampaikan banyak terimakasih atas segala dukungan dan kerjasama semua pihak, serta rekan-rekan media yang senantiasa ikut menyampaikan informasi pariwisata, seni budaya dan ekonomi kreatif di Kabupaten Jember,” pungkas Hendy. [wir/but]






