Surabaya (beritajatim.com) – Ganjar Pranowo batal napak tilas ke Rumah HOS Cokroaminoto di Jalan Peneleh VII, Kelurahan Peneleh, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, Sabtu (6/5/2023). Padahal, sudah banyak warga yang menunggu kedatangan Ganjar di rumah yang pernah jadi indekos Soekarno saat masih menempuh pendidikan.
Pantauan beritajatim.com, Ganjar Pranowo masih sempat mengunjungi rumah kelahiran Soekarno di Jalan Pandean IV, Kelurahan Peneleh. Dia didampingi Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono, Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PDIP Indah Kurnia, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Puti Guntur Soekarno dan Kuncarsono Prasetyo.
Salah satu warga yang kecewa adalah Ana (45). Warga Peneleh ini sudah menanti kedatangan Ganjar Pranowo dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.
“Ya kecewa, karena saya ngefans sama Pak Ganjar,” kata Ana.
Baca Juga:
Warga Surabaya Padati Balai Pemuda Dukung Ganjar Presiden
Meski keinginannya menyapa Ganjar Pranowo pupus, Ana tetap mendukung capres dari PDIP tersebut untuk menang di Pilpres 2024 nanti.
“Tapi ya saya tetap dukung karena Pak Ganjar memang layak menang,” ujar Ana.
Menanggapi kekecewaan warga Peneleh, Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono meminta maaf. Menurut Adi, Ganjar Pranowo urung ke rumah yang kini jadi Museum H.O.S Cokroaminoto karena waktu sudah molor dan harus melanjutkan kunjungan ke tempat lain.
“Pak Ganjar harus ke tempat lain, ke Wonocolo, salah satu tokoh masyarakat, tokoh ulama, sehingga di sini di HOS Tjokroaminoto cukup diwakili oleh rekan-rekan dari PDI Perjuangan, para relawan, tokoh masyarakat dan juga para penggemar,” ujar Adi kepada beritajatim.com.
Baca Juga:
Ganjar Pranowo: Konsolidasi PDIP Jatim Luar Biasa
Pantauan beritajatim.com di lokasi, teriakan Ganjar Presiden menggema di Jalan Peneleh. Ribuan massa pendukung berebut untuk bersalaman dengan Ganjar Pranowo.
Ganjar lantas meninggalkan kampung Peneleh pada pukul 16.15 WIB bersama para rombongan. [ang/beq]






