Ponorogo (beritajatim.com) – Penjualan e-materai di Kantor Pos Ponorogo terhambat gangguan sistem yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Diduda, gangguan ini berlangsung di seluruh Indonesia.
Kuat dugaan sistem e-materai yang disediakan oleh Peruri sedang mengalami gangguan. Akibatnya, masyarakat yang ingin membeli e-materai, terutama untuk pendaftaran CPNS, kesulitan mendapatkan layanan tersebut.
“Hingga saat ini belum bisa diakses. Ini dialami di seluruh Indonesia,” kata Supervisor Pelayanan Kantor Pos Ponorogo, Nova Dani Kristanto, Kamis (5/9/2024).
Menurut Dani, dalam masa pendaftaran CPNS seperti ini, biasanya Kantor Pos Ponorogo mampu menjual antara 300 hingga 400 e-materai setiap harinya. Namun, dengan adanya gangguan sistem, banyak masyarakat yang kecewa karena tidak dapat membeli e-materai seperti biasanya.
“Kami tetap melayani pembelian materai fisik secara offline, tetapi untuk materai digital yang banyak dicari saat ini, kami juga terhambat karena gangguan dari pusat,” katanya.
Lebih lanjut, Dani menyatakan bahwa pihaknya telah memberikan informasi kepada masyarakat terkait gangguan tersebut. Namun, hingga saat ini belum ada kejelasan kapan sistem e-materai akan kembali normal.
“Kita juga beri pengumuman ditempelkan di pintu, bahwa ada gangguan layanan untuk e-materai,” katanya.
Gangguan ini menjadi tantangan bagi masyarakat yang membutuhkan materai digital, khususnya untuk keperluan administrasi pendaftaran CPNS yang sedang berlangsung. Pihak Kantor Pos berharap gangguan ini segera teratasi agar pelayanan bisa kembali normal.
“Semoga secepatnya sistem untuk pelayanan e-materai kembali normal,” katanya.
Sony Dwi, salah satu warga Ponorogo harus gigit jari, saat dirinya tiba di Kantor Pos Ponorogo. Ia berniat dari rumah ingin membelikan e-materai, namun ternyata tidak bisa. Dari pengumuman yang dilihatnya, bahwa pembelian e-materai belum bisa karena mengalami gangguan pada sistemnya.
“Saya kan mau beli e-materai untuk persyaratan CPNS untuk istri saya. Beli online gangguan, coba di Kantor Pos ternyata juga gangguan,” tutupnya. [end/beq]






