Surabaya (beritajatim.com)- Persebaya Surabaya harus mengakui keunggulan Borneo FC pada pertandingan yang digelar Sabtu (7/3/2026). Tim besutan Bernardo Tavares itu takluk dengan skor telak 1-5 dalam laga lanjutan Super League.
Menurut Tavares, Persebaya sebenarnya mampu menciptakan sejumlah peluang sepanjang pertandingan. Namun, Bajol Ijo hanya mampu mengonversi satu peluang menjadi gol.
“Kami juga memiliki beberapa peluang, tetapi hanya mampu mencetak satu gol. Sekarang kami harus melihat kembali pertandingan ini dan menganalisis apa yang sebenarnya terjadi,” ujarnya.
Ia menilai para pemain sudah berusaha menjalankan rencana permainan yang telah dipersiapkan tim pelatih, mulai dari bermain agresif, memenangkan duel, hingga menciptakan peluang di lini depan.
“Kami sudah menganalisis lawan, menunjukkan video kepada pemain, dan melakukan latihan untuk mempersiapkan pertandingan ini. Namun hari ini kami tidak mampu menunjukkan performa terbaik,” sambungnya.
Tavares juga menjelaskan bahwa beberapa gol yang dicetak Borneo FC sebenarnya telah diantisipasi dalam persiapan sebelum pertandingan, termasuk ancaman tembakan jarak jauh dari para pemain Pesut Etam.
“Kami sudah membahas hal itu dalam persiapan. Kami mencoba menutup ruang di sekitar kotak penalti karena kami tahu mereka memiliki pemain dengan tembakan kuat dari luar kotak,” jelasnya.
Meski tertinggal, Persebaya tetap berusaha bermain menyerang hingga akhir pertandingan. Bajol Ijo tercatat melepaskan 13 tembakan sepanjang laga, dengan empat di antaranya mengarah ke gawang.
“Ketika kami tertinggal, kami punya dua pilihan: menyerah atau terus mencoba. Kami memilih untuk tetap menyerang. Namun ketika kami membuka ruang, Borneo kembali mencetak gol,” ungkapnya.
Sementara itu, pemain asal Brasil Bruno Moreira mengaku cukup terkejut dengan hasil pertandingan tersebut. Ia mengatakan tim datang ke Samarinda dengan target meraih kemenangan.
“Kami tidak menyangka kebobolan lima gol dan hanya bisa mencetak satu gol. Namun pertandingan sudah selesai dan kami tidak bisa protes atau meratap sekarang. Dalam sepak bola, terkadang kita menang dan terkadang kita kalah,” ujar Bruno.
Ia mengakui kekalahan tersebut tentu mengecewakan bagi tim. Meski begitu, ia menegaskan bahwa Persebaya harus segera melakukan evaluasi.
“Sayang sekali kami harus kalah hari ini dan tentu saja kami kecewa dengan hasilnya. Yang bisa kami lakukan sekarang adalah menganalisis kesalahan hari ini dan berusaha memperbaikinya untuk pertandingan selanjutnya,” tambahnya.
Selanjutnya, Persebaya akan menjamu Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (4/4) mendatang setelah kompetisi Super League memasuki jeda selama tiga pekan. [way/aje]






