Mojokerto (beritajatim.com) – Presiden Klub PS Mojokerto Putra (PSMP), Raja Siahaan resmi mengundurkan diri dari jabatannya setelah tim gagal mencapai target promosi usai terhenti di babak 64 besar Liga 4 Nasional Piala Presiden 2025/2026.
Keputusan tersebut disampaikan melalui surat pengunduran diri bernomor 016/PS.MP/UD/DC/VI/2026 tertanggal 10 Juni 2026 yang ditujukan kepada keluarga besar PS Mojokerto Putra, suporter, dan masyarakat Mojokerto.
Dalam suratnya yang diposting akun media sosial (medsos) resmi milik PS Mojokerto Putra, Raja Siahaan mengungkapkan, perjalanan bersama PSMP sejak tahun 2022 merupakan sebuah kehormatan besar. Selama memimpin klub, ia mengaku telah mencurahkan seluruh dedikasi, tenaga, pikiran, serta dukungan moril dan materil.
“Selama masa ini, dedikasi, usaha, serta seluruh daya dan upaya baik secara moril maupun materil – telah saya curahkan sepenuhnya demi satu tujuan : membawa klub kebanggaan kita ini bangkit dan naik kasta ke tingkat tertinggi sepak bola Indonesia,” tulisnya.
Namun, target untuk membawa tim berjuluk Laskar Majapahit naik kasta pada musim ini belum berhasil diwujudkan. Atas kegagalan tersebut, Raja Siahaan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh elemen klub dan masyarakat Mojokerto.
“Dengan penuh kerendahan hati, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya karena belum berhasil mewujudkan janji dan mimpi kita bersama untuk membawa PS. Mojokerto Putra naik kasta pada musim ini. Sebagai bentuk tanggung jawab moral atas target yang belum tercapai tersebut, saya, Raja Siahaan, menyatakan mengundurkan diri dari jabatan saya sebagai Presiden PS Mojokerto Putra,” ujarnya.
Keputusan tersebut diambil demi kebaikan klub kebanggaan masyarakat Kabupaten Mojokerto tersebut. Menurutnya, PSMP membutuhkan penyegaran dan semangat baru untuk terus melangkah maju dan ia berdoa dan berharap agar kedepannya PSMP dapat bertransformasi.
“Saya berdoa dan berharap agar ke depannya PS Mojokerto Putra dapat bertransformasi menjadi klub yang semakin jaya, tangguh, dan meraih prestasi yang kita semua impikan. Meski tidak lagi berada di struktural manajemen, hati saya akan selalu tertinggal di sini,” paparnya.
Masih dalam suratnya, ia akan selalu memberikan dukungan terbaik PSMP dari luar lapangan, sebagai bagian dari keluarga besar yang mencintai klub tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto, masyarakat dan supporter PSMP.
“Terima kasih yang tak terhingga kepada Masyarakat Mojokerto, Pemkab Mojokerto dan khususnya para suporter yang selalu mengawal perjuangan kita. Teruslah mendukung PS. Mojokerto Putra, karena klub ini melampaui siapa pun yang memimpinnya,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris PSMP, Deddy Wiyudhayana membenarkan kabar pengunduran diri Raja Siahaan yang sempat beredar di medsos. “Jadi berita yang di sosmed itu benar adanya. Pak Raja Siahaan resmi mengundurkan diri sebagai Presiden Klub PS Mojokerto Putra. Jadi bukan hoaks ataupun gimmick semata,” ujarnya, Kamis (11/6/2026).
Ia juga mengungkapkan bahwa skuad PSMP telah dibubarkan pada, Rabu (10/6/2026) malam. Sedangkan untuk persiapan menghadapi kompetisi musim 2026/2027 mendatang, manajemen masih menunggu perkembangan selanjutnya.
“Tim sudah dibubarkan tadi malam. Untuk kompetisi tahun 2026/2027 kita tunggu. Semoga ke depan ada pihak yang bersedia melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan Pak Raja Siahaan dan mampu membawa PSMP menuju prestasi yang lebih baik,” pungkasnya. [tin/ted]






