Sumenep (beritajatim.com) – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo tetap mengapresiasi skuad Perssu Madura City, meski gagal lolos ke 16 besar di Liga 4 PSSI Jatim di Banyuwangi.
“Saya tidak pernah absen, selalu nonton laga Perssu Madura City. Saya lihat anak-anak sudah menunjukkan kemampuan maksimalnya. Kita tidak bicara hasil, tapi bagaimana proses itu berjalan. Secara pribadi, saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan perjuangan para pemain di atas lapangan,” katanya, Sabtu (25/01/2025).
Ia mengaku tetap salut dan mengapresiasi perjuangan Laskar Kuda Terbang, julukan Perssu Madura City. Bupati juga berterima kasih kepada manajemen dan tim pelatih yang telah menyiapkan tim dalam waktu singkat.
“Kita punya kolaborasi tim pelatih dari luar dan lokal Sumenep. Artinya manajemen Perssu Madura City tahun ini mulai merintis apa yang belum dilakukan di tahun-tahun sebelumnya. Juga dari sisi pemain, tim kita didominasi anak-anak lokal. Jadi jika diukur dengan raihan sebagai juara grup D, prestasi Laskar Kuda Terbang tahun ini termasuk bagus,” ucapnya.
Hal senada juga disampaikan Koordinator Sumenep Fans, Catur Bernard. Menurutnya, para suporter tetap mengapresiasi perjuangan Laskar Kuda Terbang.
“Kami para suporter respect pada perjuangan tim. Apalagi di musim ini, hampir seluruh skuad berasal dari pemain lokal. Kita keluar sebagai juara grup D di Bangkalan saja merupakan sebuah prestasi,” ujar Catur Bernard. (tem/kun)






