Magetan (beritajatim.com) – Forum Honorer Magetan menyuarakan terkait tes calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (CPPPK) dengan passing grade yang tinggi.
Honorer yang umurnya lebih dari 35 tahun walaupun mendapat nilai afirmasi 15 persen merasa keberatan akan tingginya passing grade dengan soal yang terlalu susah. Kemudian untuk honorer yang usianya kurang dari 35 telah mengabdi lama lebih dari 10 tahun dan tidak memiliki afirmasi sangat keberatan akan passing grade.
‘’Untuk rekan-rekan honorer yang mengajar di sekolah induk banyak yang terganjal tingginya passing grade sehingga mereka sulit diterima di sekolah yang selama ini tempat mereka mengajar,’’ ungkap Doni Virli Heriyanto Ketua Forum Honorer Nonkategeri Dua Persatuan Guru Honorer Republik Indonesia (FHNK2I) PGRI Kabupaten Magetan, Kamis (16/9/2021)
Wakil Ketua Umum FHNK2I PGHRI Nasional itu memohon untuk passing grade diturunkan. Ditahun 2018 PNS Passing grade CPNS bisa diturunkan. Dia berharap dengan acuan itu PPPK tahap 1 ini passing gradenya bisa diturunkan.
‘’Kami harap kepada pemerintah pemangku kebijakan PPPK untuk membantu dan memberi kemudahan kepada kami untuk menurunkan passing grade agar lolos PPPK tahap 1,’’ kata pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua FHNK2 PGRI Jatim itu.
Dia merinci ada 912 orang honorer yang melakukan tes untuk merebutkan 387 formasi guru PPPK sesuai dengan BKN. Dia memperkirakan 60 persen orang tidak bakal lolos karena tingginya passing grade. Pesertanya yakni guru – guru yanh mengampu di SD/SMP negeri di Magetan yang memenuhi syarat untuk bisa mendaftar yakni masuk dalam data pokok pendidikan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”magetan”]
Pihaknya bakal bersurat ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Mageyan, Badan Kepegawaian Daerah, dan DPRD untuk bisa turunkan passing grade. Dia mebgnarap sebelum tanggal 24 September 2021 sudah ada keputusan terkait penurunan passing grade itu. Selain itu, untuk honorer kategori II juga tidak lolos padahal pihaknya ingin semua KII tuntas di tahap satu.
‘’Karena KII mengabdi 20 tahun lebih, selain itu faktor usia ada yang berusi 50 tahun, jika tahun ini sukses PPPK, kerja setahun ada juga yang sudah pensiun,’’ katanya.
Total saat ini jumlah honorer di Magetan baik guru tidak tetap maupun pegawai tidak tetap yakni sebanyak 1708. Dengan rincian 208 honorer kategori II, dan sisanya non kategori. (fiq/ted)






