Surabaya (beritajatim.com) – UEFA akhirnya mengesahkan format baru dari Liga Champions yang akan diawali sejak musim 2024. Isu perubahan format Liga Champions ini sebenarnya bukan hal baru seba memang sudah diajukan sejak lama. Namun isu itu mulai mencuat dan naik lagi di tahun 2019 lalu.
Keputusan ini diinisiasi oleh Asosiasi Klub Eropa atau ECA, yang dipimpin oleh Andrea Agnelli yang disebut-sebut sebagai “godfather sepakbola Italia. Andrea Agnelli begitu getol untuk mengajukan format ini digunakan pada ajang Liga Champions Eropa.
Format Liga Champions ini mengubah jumlah peserta dari sebelumnya hanya 32 peserta kini menjadi 36 peserta. Dengan adanya 4 klub tambahan itu, namun belum ada informasi secara pasti jatah dari mana yang akan menempati jatah 4 klub tersebut.
Isu yang beredar sementara dilansir dari Marca salah satu jatah dari 4 klub ini akan diberikan ke Liga Prancis sehingga membuat Ligue 1 akan mendapatkan jatah 4 perwakilan ke Liga Champions.
Namun masih banyak pertimbangan, sehingga belum diputuskan dari mana 4 tim tersebut berasal. Bisa jadi dari koefisien UEFA atau juara liga lainnya.
Perubahan jumlah peserta juga akan merubah format kompetisi. Sebelumnya ada fase penyisihan akan berubah menjadi format liga besar.
Perbedaannya yaitu dari seluruh peserta tidak akan bertemu semua, melainkan hanya bertanding 10 kali yang terdiri dari 5 kali kandang, dan 5 kali tandang.
8 tim teratas akan otomatis lolos, sementara 8 tim sisa akan diperebutkan posisi 9-24 dalam format play-off. Pasca itu, barulah dilanjutkan dengan format knock-out di babak 16 besar seperti yang ada saat ini.
Dalam beberapa wawancara para petinggi UEFA, format ini dimaksudkan guna memperbaiki format Liga Champions Eropa yang sudah usang. Format ini juga sebagai respon UEFA terhadap penolakan adanya liga tandingan.
Dilansir dari laman resmi UEFA, sistem Liga Champions Eropa yang baru memang sudah diresmikan. Namun sebagai awalan, format baru Liga Champions Eropa ini baru akan berlaku sejak musim 2024/2025 mendatang. Jadi masih ada jangka beberapa tahun sebagai rangka persiapan. (dan/ian)






