Surabaya (beritajatim.com) – FOPI Jatim akan menggelar kejuaraan Petanque sebanyak 6 seri pada tahun 2023 ini di Lapangan Pentaque New Kampret Menganti, Gresik. Dalam ajang tersebut, Ketua Pengprov Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Jawa Timur, Nurhasan berharap bisa menjaring atlet muda potensial untuk PON Sumatra.
Menurut Nurhasan, Petanque ini merupakan cabang olahraga permainan yang mengharuskan atletnya sering bertanding supaya kemampuannya terus terasah.
Ajang Petanque Series yang digeber FOPI Jatim, ada sebanyak 6 seri yang akan digeber selama 2023 ini. Kini sudah memasuki seri kedua dengan tajuk Ramadhan Cup memperebutkan tropi Rektor Unesa.
“Untuk seri ketiga nanti akan memperebutkan Piala Gubernur Jatim pada bulan Juni. Kemudian seri 4 dan 5 kembali memperebutkan tropi Rektor Unesa dan seri 6 sebagai penutup ada master tropi Gubernur Jatim,” ucap Nurhasan.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/olahraga/ahmad-nufiandani-supersub-andalan-persebaya/
Nurhasan berharap, PB FOPI bisa mengesahkan program kejuaraan yang dilakukan FOPI Jatim. Ini semata-mata untuk meningkatkan prestasi atlet hingga jenjang nasional dan internasional.
Di negara yang Petanque maju, lanjut Nurhasan, event bagi atlet sering dilakukan, baik kejuaraan skala nasional dan internasional.
“Kalau kita, event sangat minim. Sehinga kami sudah kerja sama dengan KONI, Dispora dan sampikan ke Gubernur (Khofifah Indar Parawansa) ini ada enam series kejuaraan. Harapannya supaya Petanque agar mampu berprestasi di SEA Games, Asian Games dan kejuaraan internasional. Ini penting, walaupun ramadan atlet tetap mau berlatih sehingga erjaga prestasinya. Ini perlu komitmen bersama,” sebut Nurhasan yang juga rektor Unesa ini.
Cak Hasan -panggilan Nurhasan- menuturkan, Pentanque kelihatannya sederhana, tapi menarik dan ada tantanganggnya. Atlet Pentanque harus pintar atur strategi, antisipasi dan berani bersikap serta cepat ambil keutusan. “Fisik juga dibutuhkan saat bertanding Petanque,” terang Cak Hasan.(way/kun)






