Ponorogo (Beritajatim.com) – Kabupaten Ponorogo terus berbenah dalam berbagai aspek, baik dari sisi budaya maupun tata kota, dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Salah satu kunci penting dalam proses perubahan ini adalah literasi.
Membaca dan memahami literatur tidak hanya memperkaya wawasan, tetapi juga memberikan kemampuan untuk menelaah dampak perubahan secara bijak dan konstruktif. Tentu buku menjadi sarana utama dalam membentuk cara berpikir yang kritis.
Nah, itulah yang coba difasilitasi melalui Festival Literasi Ponorogo 2024. “Setelah sukses di tahun 2023, Festival Literasi Ponorogo akan kembali digelar di tahun 2024 ini,” kata Ketua Panitia Festival Literasi Ponorogo, Rudi, Minggu (22/9/2024).
Rudi menjelaskan bahwa festival ini hadir sebagai salah satu upaya mendekatkan akses terhadap buku dan literatur yang masih belum tersebar merata di berbagai wilayah Ponorogo.
Dengan menggandeng berbagai komunitas lokal dan penerbit dari seluruh Indonesia, Festival Literasi Ponorogo 2024 tentu bertujuan untuk meningkatkan literasi masyarakat melalui berbagai kegiatan seperti diskusi, lomba, bazar buku, dan hiburan.
Festival Literasi Ponorogo tidak hanya sekadar acara bazar buku, tetapi juga mencakup rangkaian kegiatan yang dirancang untuk merangsang minat baca dan kecintaan terhadap literasi.
Rencananya Festival Literasi Ponorogo 2024 akan berlangsung selama sebulan, mulai dari tanggal 28 September hingga 27 Oktober 2024 di Terrasenja Jalan Urip Sumoharjo nomor 72 Kelurahan Mangkujayan Ponorogo
“Dengan terlaksananya Festival Literasi Ponorogo 2024, diharapkan akses terhadap buku dan literatur di Ponorogo semakin mudah dan merata. Hal ini diharapkan dapat memicu tumbuhnya minat baca masyarakat, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup,” tutup Rudi. [end/suf]






