Malang (beritajatim.com) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (FEB Unisma) bersama Faculty entrepreneurship & business Universiti Malaysia Kelantan (UMK) mengadakan International Community Service (ICS) 2023. Acara tahunan ini diwujudkan dengan kegiatan green pesantren di Pondok Pesantren Sabilul Rosyad pimpinan Dr. K.H Marzuki Mustamar.
ICS 2023 melibatkan dosen, mahasiswa UMK Malaysia, internasional student FEB Unisma, dan prodi Teknik Mesin Unisma. Mereka memberi pelatihan tentang bahasa dan budaya dari berbagai negara kepada para santri ponpes Sabilul Rosyad. Acara ini juga mengajak penanaman pohon di lingkungan pesantren guna memperingati hari Tanah Internasional.
Acara dihadiri oleh Dr K.H Marzuki Mustamar Ketua PWNU Jawa Timur dan pimpinan ponpes Syabilul Rosyad, pimpinan FEB Unisma, dosen dan mahasiswa FEB UMK Malaysia. Pembukaan dimulai dengan sambutan dari K Marzuki Mustamar yang mengapresiasi program ICS 2023 oleh FEB Unisma.
“Saya apresiasi FEB Unisma ini sangat bagus memberikan pelatihan bahasa dan budaya dari berbagai negara kepada para santri pondok pesantren agar mereka punya wawasan global. Saya sangat mengapresiasi gerakan green pesantren sebagai upaya untuk memperingati hari Tanah Internasional,” ungkap KH Marzuqi.

Wakil Dekan FEB Unisma, Afifudin SE, MSA Akt yang mewakili Dekan FEB UNISMA memberikan sambutan dalam acara pembukaan tersebut. Afifudin memperkenalkan terkait green pesantren dan environmental sustainability.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian cinderamata oleh Wadek 1 FEB Unisma kepada K.H Marzuki Mustamar dihadapan peserta ICS 2023. Kemudian dilanjut dengan kegiatan pelatihan bahasa dan budaya serta penanaman pohon di lingkungan pesantren.
Selain itu, acara ini dihadiri mahasiswa internasional dari berbagai negara. Negara-negara turut berpartisipasi diantaranya Filipina, Malaysia, Uganda, palestina, Libya, Timor leste, Burei Darussalam, Malaysia dan banyak lagi. [dan/beq]






