Jakarta (beritajatim.com) – Keputusan pelatih Bojan Hodak mengganti Kevin Mendoza sang kiper utama dengan Putra Sheva Sanggasi harus dibayar mahal. Pasalnya, Persib harus hancur lebur di tangan Persebaya dalam duel Sabtu (1/3/2025) malam di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).
Kevin Mendoza yang dipasang sebagai starter, tampil bagus pada babak pertama. Kiper asal Filipina itu berulang kali membuat penyelamatan apik untuk menjaga gawangnya dari kebobolan.
Namun, tak lama setelah gol bunuh diri Marc Klok pada menit ke-61, Bojan Hodak membuat keputusan berani. Ia menarik Kevin Mendoza dan menggantinya dengan Sheva Sanggasi pada menit ke-76.
Pada saat yang bersamaan, Hodak juga menarik Adam Alis, Henhen Herdiana dan Muhammad Edo Febriansyah untuk digantikan Ryan Kurnia, Gervane Kastaneer, dan Zalnando.
Masalahnya pergantian ini menjadi blunder karena Persebaya mencetak lebih banyak gol ke gawang Persib saat Sheva Sanggasi berada di bawah mistar gawang. Bajul Ijo menambah tiga gol lewat Rizky Dwi, Bruno Moreira, dan Francisco Rivera. Sementara Persib hanya mampu mencetak satu gol dari aksi Ryan Kurnia menit ke-89.
Dalam konferensi pers usai laga, Bojan Hodak sudah mengungkapkan bahwa pergantian Kevin Mendoza dengan Sheva Sanggasi itu murni masalah taktik.
“Babak kedua saya mengambil risiko. Saya memasukkan kiper muda (Sheva Sanggasi) dan harus bermain dengan empat penyerang. Kali ini, risikonya tidak berhasil,” kata Hodak.
Selain masalah taktik, pergantian ini harus dilakukan karena faktor regulasi pemain asing di Liga 1 2024/2025. Dalam Liga 1 musim ini setiap klub boleh menggunakan delapan pemain asing. Seluruhnya bisa dimasukkan dalam daftar susunan pemain (DSP).
Meski begitu, 8 pemain asing ini tidak dapat diturunkan sebagai starter sekaligus. Hanya 5+1 yang tetap main, dengan satu orang dari Asia bukan ASEAN.
Dalam laga melawan Persebaya pada Sabtu malam, Persib sudah memasang enam pemain asing sebagai starter. Mereka adalah Kevin Mendoza, Nick Kuipers, Gustavo Franca, Tyronne Del Pino, David da Silva, dan Ciro Alves.
Maka, ketika Bojan Hodak memutuskan memasukkan Gervane Kastaneer pada menit ke-76, mau tidak mau ia harus mengganti pemain asing dengan pemain asing. Yang dipilih adalah Kevin Mendoza kiper asal Filipina.
“Kami mencetak satu gol, kami punya peluang, kiper lawan melakukan penyelamatan bagus. Secara defensif kami menjadi lebih terbuka. Jadi ini kesalahan saya. Jangan salahkan para pemain, cukup salahkan saya,” ujar Bojan Hodak. [faw/suf]






