Surabaya (beritajatim.com) – Performa Timnas Indonesia menjadi perbincangan hangat di berbagai media sosial setelah dua pertandingan Piala Dunia U17 berakhir dengan hasil seri.
Fakhri Husaini, mantan Pelatih Timnas Indonesia U-16, memberikan imbauan kepada semua pihak untuk tidak memberikan kritikan berlebihan kepada para pemain Timnas Indonesia U-17 yang tengah bertanding di Piala Dunia U17 di Kota Surabaya.
Menurut Fakhri Husaini, yang juga pernah menangani Timnas Indonesia, mental para pemain Timnas Indonesia U-17 berbeda dengan pemain senior. Oleh karena itu, memberikan kritikan berlebihan tidak akan membantu, melainkan justru dapat merusak mental para pemain.
Fakhri mengajak untuk memberikan dukungan dan apresiasi kepada para pemain Timnas Indonesia U-17 yang telah berjuang dengan gigih sepanjang turnamen. Ia menekankan perlunya memberikan semangat agar para pemain bisa tumbuh dan berkembang, serta memberikan kontribusi positif bagi sepak bola Indonesia di masa depan.
BACA JUGA:
Fakhri Husaini Kritik Kualitas Permainan Timnas U-17
“Perjuangan pemain-pemain kita perlu kita beri apresiasi. Kita perlu memberikan semangat agar mereka bisa tumbuh dan berkembang. Ketika tiba waktunya, mereka akan bisa berkontribusi positif untuk sepak bola Indonesia,” ujar Fakhri.
Fakhri juga menilai bahwa hasil dua pertandingan seri melawan Ekuador dan Panama sudah bagus untuk Timnas Indonesia U-17. Mengingat kualitas kedua tim tersebut di atas rata-rata Garuda Asia, ia menilai kritikan terhadap pelatih Bima Sakti tidak adil.
BACA JUGA:
Fakhri Husaini Bisa Merasakan Kondisi Mental Pemain Timnas
“Belakangan ini, ada beberapa pecinta sepak bola yang mengkritik Bima dalam menyiapkan timnya. Namun, Bima sampai saat ini sudah menyiapkan timnya dengan baik, terutama dalam aspek bertahan yang sudah cukup baik. Kita hanya kebobolan dua gol dari tim yang cukup berkelas, satu gol dari Ekuador dan kita mampu menahan imbang Panama 1-1,” tambah Fakhri.
Diketahui, Timnas Indonesia U-17 akan menghadapi Maroko dalam pertandingan terakhir Grup A pada Kamis (16/11/2023), yang akan menentukan apakah Indonesia berhasil lolos ke fase 16 besar atau berakhir di babak penyisihan. [way/beq]






