Banyuwangi (beritajatim.com) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banyuwangi akan segera memiliki anggota baru dalam waktu dekat. Salah satu cabang olahraga ekstrem, yaitu arung jeram yang tergabung dalam Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Banyuwangi, akan menjadi bagian dari keluarga baru KONI Banyuwangi.
Pada Porprov VIII yang akan datang, atlet yang berlaga di bawah panji FAJI Banyuwangi akan mulai mengarungi jeram yang menantang. Meskipun secara administratif, FAJI belum secara resmi menjadi anggota cabang olahraga di bawah KONI Banyuwangi.
Namun, semangat untuk menjadi bagian tak terpisahkan dari keanggotaan KONI Banyuwangi sangatlah kuat. Bahkan, FAJI Banyuwangi sebenarnya telah berdiri sejak tahun 2017.
Baca Juga: Warga Mojokerto Sumringah Desanya Dipakai KKN 6 Negara
“Ya, FAJI Banyuwangi telah berdiri sejak 2017, namun belum melakukan proses administratif untuk menjadi anggota KONI Banyuwangi,” ungkap Ketua FAJI Banyuwangi, Alfan Impriadi, pada Senin (31/1/2023).
Dengan tekad yang kuat, FAJI Banyuwangi berencana untuk segera merapat dan menjadi anggota resmi KONI Banyuwangi. Ketua FAJI Banyuwangi menyatakan keyakinannya saat bertemu dengan Ketua Umum KONI Banyuwangi.
“Setelah ini, kami akan segera melengkapi semua persyaratan untuk menjadi bagian dari KONI Banyuwangi,” jelasnya.
Baca Juga: Panen Raya, Durian Banyuwangi Rasanya Beda
Sementara itu, Ketua Umum KONI Banyuwangi, Mukayin, menyambut baik kehadiran cabang olahraga arung jeram sebagai bagian keluarga besar dunia olahraga di Bumi Blambangan. Terlebih lagi, jika cabang olahraga ini memiliki potensi untuk meraih prestasi dan membanggakan nama Banyuwangi.
“Kami sangat mendukung kehadiran cabang olahraga arung jeram ini sebagai bagian dari KONI Banyuwangi. Namun, untuk cabor baru ini memang harus berjuang sendiri dulu. Harus sangu dewe (pakai uang saku sendiri) dulu. Karena, anggaran KONI sudah diploting untuk kegiatan dan seluruh cabor,” ungkapnya.
Mukayin juga memberikan semangat bagi FAJI Banyuwangi untuk terus mencetak atlet-atlet muda yang berbakat. Di harapkan, dari cabang olahraga ini akan lahir atlet-atlet berprestasi yang membawa banyak penghargaan bagi Banyuwangi, sehingga daerah ini semakin diperhitungkan dalam dunia olahraga.
Baca Juga: Arema FC Belum Pernah Menang, Banyak Pemain Kurang Fit Jadi Biang Keladi
“Jika semua cabang olahraga dapat kita kuasai, minimal ada beberapa yang berprestasi nantinya bisa membanggakan Banyuwangi dan nama Banyuwangi semakin diperhitungkan,” pungkasnya. (rin/ian)






