Surabaya (beritajatim.com) – Banyak yang mengira pemain sepakbola terkaya adalah Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, atau sederet nama pemain bintang lain. Namun ternyata, jika dilihat dari jumlah kekayaan mereka semua masih kalah dengan Faiq Bolkiah.
Faiq Bolkiah merupakan nama yang lebih dikenal oleh banyak penggemar Liga Inggris walaupun gelandang kelahiran Los Angeles ini belum pernah tampil sama sekali di divisi tersebut selama karir profesional. Tapi bukan kemampuan sepakbolanya yang membuat dirinya dikenal, melainkan kekayaan yang melebihi dua pesepakbola paling jago di generasi ini, yakni Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Faiq Bolkiah, merupakan keponakan Sultan Brunei, telah dicap sebagai pesepakbola terkaya di planet ini. Sebabnya ia salah satu pewaris kekayaan sebanyak 200 miliar poundsterling atau sekitar 3.840 triliun rupiah. Brunei sebagai negara yang memiliki banyak sumber daya alam. Jadi, tidak mengejutkan jika ada bangsawan Brunei yang memiliki lebih banyak uang daripada pesepakbola kaya lain.
Jefri Bolkiah sang ayah Faiq, adalah adik dari Sultan Hassanal Bolkiah. Jefri Bolkiah dikenal dengan gaya hidup yang mewah dan dikatakan memiliki lebih dari 2.300 mobil mewah dalam koleksi. Ia pernah membayar Michael Jackson senilai 7 juta dollar Amerika Serikat hanya untuk pesta pribadi.
Pada tahun 2018 di surat kabar Spanyol, Marca menjelaskan jika pemain yang berposisi sayap itu memiliki kekayaan bersih 20 miliar dollar Amerika Serikat. Angka itu jauh meninggalkan Cristiano Ronaldo dengan 450 juta dan Messi sebesar 400 juta dollar Amerika Serikat.
Uang sebanyak itu pasti bukan karena gaji dari sepakbola. Apalagi saat dirinya berada di Leicester City, dilaporkan memiliki gaji tahunan hanya sebesar 130 ribu poundsterling yang mana seperti uang receh untuk Faiq.
Namun, meski punya kekayaan melangit. Faiq Bolkiah relatif tidak sombong di media sosial dengan kebanyakan hanya memposting foto latihan. Hal yang sangat biasa bagi seorang pemuda yang tajir. Terlepas dari kekayaan yang melimpah, pemain berusia 22 tahun itu selalu ingin mengejar karir di sepakbola.
Dia memulai perjalanannya pada tahun 2009 dengan menandatangani kontrak untuk AFC Newbury. Tak lama berselang, Faiq pergi untuk bergabung dengan akademi Southampton menghabiskan empat tahun bersama klub itu sebelum pindah ke London.
Lalu di tahun 2013, ia bergabung dengan tim muda Arsenal, tetapi meninggalkan klub London Utara usai setahun. Faiq lalu menandatangani kontrak dua tahun dengan klub rival, Chelsea. Seperti dilansir The Athletic, Faiq Bolkiah bermain bersama Ruben Loftus-Cheek dan Tammy Abraham selama waktu singkatnya bersama The Blues. [dan/esd]






