Ponorogo (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo terus melakukan faceoff terhadap pedestrian maupun trotoar yang ada di jalan-jalan protokol bumi reog. Beberapa tahun terakhir, pemerintahan Bupati Sugiri Sancoko melakukan faceoff trotoar, guna menyongsong segi delapan emas. Jalan-jalan yang trotoarnya difaceoff akan terkoneksi dengan membentuk segi delapan. Tahun ini telah dalam proses pengerjaan, yakni pelebaran dan penataan trotoar di Jalan Gajahmada. Faceoff di daerah tersebut, terus menunjukkan kemajuan signifikan. Proses pengecoran trotoar dan pembuatan motif batu alam serta pewarnaan telah dimulai. Hal itu menambah keindahan dan fungsi area pejalan kaki di kawasan tersebut.
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, beberapa hari lalu langsung turun untuk memeriksa kemajuan proyek faceoff dan mengaku puas dengan hasil pekerjaan yang telah dilakukan. Ia memuji corak kipas yang terukir dengan indah dan pilihan warna terakota yang diterapkan.
“Motif menggunakan sistem concrete stamp, dan hasilnya sangat memuaskan, terutama dari segi warna,” ungkap Bupati Sugiri, ditulis Selasa (10/10/2023).
Sugiri menjelaskan alasan mengapa mereka memilih menggunakan metode concrete stamp daripada granit atau keramik seperti pada proyek sebelumnya. Salah satunya adalah karena pertimbangan biaya yang lebih efisien. Selain itu, penggunaan concrete stamp lebih kuat. Motifnya juga menyerupai batu alam, dan setelah dipoles akan memiliki kilau yang lebih menawan.
“Meskipun granit atau keramik memiliki keunggulan, penggunaan concrete stamp lebih kuat dan ekonomis. Motifnya juga menyerupai batu alam, dan setelah dipoles akan memiliki kilau yang lebih menawan,” jelasnya.
Selain memantau progres pengecoran trotoar, Bupati Sugiri juga menginstruksikan kontraktor untuk memasang intake saluran air yang berkualitas tinggi. Ini dilakukan sebagai antisipasi terhadap kerusakan yang sering terjadi pada intake saluran yang dilewati oleh kendaraan.
“Ketika dilewati oleh kendaraan, penutup saluran ini tidak boleh bergerak, dan harus mudah dilepas serta mudah dibersihkan,” tambahnya.
BACA JUGA:
Di Hadapan Kang Giri, Kasek SMPN 1 Ponorogo Undur Diri
Selain Jalan Gajahmada, Pemkab Ponorogo juga berencana untuk melanjutkan proyek faceoff di Jalan Sultan Agung dan Jalan Ahmad Dahlan pada tahun mendatang. Tujuan dari proyek ini adalah menciptakan segi delapan emas yang mempercantik kawasan tersebut. Orang nomor satu di bumi reog ini berharap proyek pelebaran dan penataan trotoar Jalan Gajahmada, yang memiliki anggaran sebesar Rp 6,1 miliar, akan selesai sesuai dengan jadwal. Hal ini akan memungkinkan masyarakat Ponorogo untuk segera menikmati hasil perbaikan ini.
“Kami berencana untuk merapikan pedagang kaki lima agar mereka tidak mengganggu jalur pejalan kaki. Ruang sesuai dengan fungsinya,” pungkasnya. [ADV/End]






