Jakarta (beritajatim.com) – Evakuasi penambang emas tanpa ijin yang tertimbun longsor di Desa Bakan Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolang Mongondow Provinsi Sulawesi Utara terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Tim SAR bekerja 24 jam penuh tanpa berhenti dengan shift antar petugas.
Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, hingga 6/3/2019 pukul 07.00 WITA sebanyak 34 orang korban telah berhasil dievakuasi, dimana 18 orang selamat dalam kondisi luka-luka dan 16 orang meninggal dunia. Untuk jumlah korban meninggal dunia sampai hari ini dan sudah teridentifikasi Tim DVI Antemortem Polda Sulawesi Utara.
[berita-terkait number=”4″ tag=”longsor”]
“Operasi SAR ditambah 3 hari dan akan diperpanjang kembali bila masih memungkinkan atas kesepakatan dan permintaan Pemkab. Bolaang Mongondow serta keluarga korban,” kata Sutopo, Rabu (6/3/2019).
Dia mengatakan, alat berat yang digunakan untuk evakuasi sebanyak 2 unit excavator. Penggalian material longsor yang menimbun korban di lokasi penambangan rakyat terus dilakukan 24 jam nonstop dengan sistem Shift, begitupun tim Evakuasi yang terdiri dari SAR Gabungan juga melaksanakan tugasnya 24 jam nonstop sejak hari Senin pagi ketika hasil kajian di lokasi sudah memungkinkan tim evakuasi masuk ke lubang.
“Basarnas terus mengkoordinir tim SAR gabungan dalam proses evakuasi,” kata Sutopo. [hen/but]






