Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Umum PSSI Erick Thohir meminta agar pemain Timnas Indonesia U-17 tak meremehkan lawan. Ia tak sepakat jika penghuni grup A Piala Dunia U-17 2023 dianggap sebagai tim-tim lemah.
“Kita tidak bisa menutup mata, Ekuador, Maroko itu klub biasa, itu saya tidak setuju. Klub-klub yang bisa lolos kualifikasi piala dunia pasti klub kuat,” kata Erick saat ditemui di Surabaya, Minggu (24/9/2023).
Meski menyebut tiga tim lawan itu kuat, namun Erick tetap mentargetkan Timnas U-17 bisa lolos di babak penyisihan grup. Diketahui, di grup A, Indonesia bakal meladeni skuad Timnas Ekuador, Maroko, dan Panama.
“Jangan anggap remeh (lawan, red). Kita tentu mengharapkan Timnas U-17 bisa bertanding dengan baik di grup, sehingga lolos grup,” ujar Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut.
Baca Juga: Pertunjukan Spesial Digelar saat ‘Opening’ Piala Dunia U-17 di Stadion GBT
Sementara itu, kini tim asuhan Coach Bima Sakti tersebut juga tengah menjalani program pemusatan latihan di Jerman hingga 23 Oktober 2023 mendatang. Di sana, para pemain digembleng cara bermainnya.
“Timnas U-17 sudah mulai latihan di Jerman, sudah satu minggu. Kita harapkan ada benar-benar perbaikan kedisiplinan dalam formasinya dan cara bermainnya. Karena tim yang akan dihadapi tim kelas dunia,” katanya.
Timnas Indonesia U-17 sendiri bakal melakoni laga perdananya melawan Ekuador pada 10 November 2023. Kemudian, pada 13 November 2023 Indonesia menjamu Panama. Terkahir, Indonesia meladeni Maroko pada 16 November 2023. [ipl/ted]






