Surabaya (beritajatim.com) – Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya memberhentikan sementara perahu tambang yang ada di sungai-sungai di kota pahlawan.
Hal itu untuk mengantisipasi peristiwa perahu tambang tenggelam pada Sabtu (25/3/2023). Sebanyak 12 korban diantaranya 1 korban meninggal dunia.
[berita-terkait number=”2″ tag=”eri-cahyadi”]
Eri mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi salah satunya melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Jatim.
“Kita sudah koordinasi dengan Provinsi, BBWS itu ranahnya, sementara kita hilangkan dulu perahunya,” kata Eri, Selasa (28/3/2023).
Baca Juga:
https://beritajatim.com/ragam/perahu-penyeberangan-penghubung-jalan-mastrip-dan-pagesangan-tenggelam-satu-orang-dalam-pencarian/
Sementara Kapolrestabes Surabaya Kombes Pasma Royce mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman penyidikan dari peristiwa musibah kapal tenggelam itu.
“Kita melakukan langkah pendalaman klarifikasi terkait peristiwa itu. Kita mengklasifikasi bagaimana keterangan yang ada dengan fakta di lapangan,” pungkasnya. [asg/ted]






