Madiun (beritajatim.com) – Lima orang pemuda asal Kota Madiun sukses bikin film pendek dengan budget hanya Rp1 jutaan saja. Adalah Nahnu Anshorullah sebagai sutradara, Diah Ayu Puspita sebagai penulis skenario, Yudha Ghulam sebagai editor, Bryan sebagai desainer grafis, Dan Hank dan Gathy Putri sebagai promosi dan publikasi.
Keenamnya tergabung dalam Sefruit Films yang tadinya merupakan komunitas film yang kini bergabung dalam Komunitas Film Madiun (KFM). Pun, komunitas itu yang mengagas Madiun Film Festival (MFF)
Wawan Wood salah satu panitia MFF bercerita, judul film yang digarap keenam pemuda itu adalah Melek. Film itu bergenre fiksi. Pun, berhasil meraih juara kedua dalam Madiun Film Festival (MFF) Film melek itu juga di-premier-kan di CGV Lawu Plaza pada Senin (13/3/2023) lalu. Tak hanya ditonton masyarakat Madiun, Melek juga ditonton langsung oleh Wali Kota Madiun Maidi.
“Film Melek ini karya sutradara Nahnu Anshorullah. Kru-nya berusia sekitar 18 tahun hingga 23 tahun. Masih muda-muda banget. Budget bikin filmnya juga hanya Rp1 jutaan saja. Berdasarkan penilaian tim MFF bersama Hanung Bramantyo dulu itu, film ini berhasil meraih juara kedua,” kata Wawan Wood.
Wawan mengatakan, talent yang terlibat dalam pembuatan film Melek juga masih muda yakni usia 10 hingga 12 tahun. Bisa dibilang, crew muda di Sefruit Films berhasil men-direct anak-anak agar bisa menjadi talent yang mumpuni dalam film.
[berita-terkait number=”5″ tag=”film”]
Diketahui, sineas Kota Madiun dapat kesempatan untuk menayangkan 3 film di CGV Lawu Plaza. Premier tayangan film itu dihadiri oleh Wali Kota Madiun Maidi pada Senin (13/3/2033).
Penayangan premier 3 film karya sineas MAdiun itu diinisiasi oleh Komunitas Film Madiun (KFM). Tiga film itu merupakan film terbaik yang telah dinilai oleh salah satu sutradara dan produser film terbaik Indonesia, Hanung Bramantyo. Pun, penilaian itu dilakukan pada lomba yang digelar KFM pada akhir 2022 lalu.
Ada 3 film yang tayang di CGV Lawu Plaza, seperti film Surup dengan genre horor yang disutradarai oleh Dwi Patmo, Melek dengan genre Fiksi karya Sutradara Nahnu Anshorullah serta Rani dan Cerita Tentang Walkie Talkie dengan genre Drama yang diproduseri oleh Yoseph Krisfebrian.
Gala premiere yang ditonton 158 orang itu bertujuan untuk mempromosikan karya sineas muda Madiun yang memiliki bakat di dunia perfilman agar lebih dikenal lag. Selain itu, untuk memotivasi sineas lain untuk berkarya dan memulai belajar mempromosikan filmnya melalui platform streaming. (fiq/kun)






