Mojokerto (beritajatim.com) – Empat warga terimbun material longsor tambang pasir dan batu (sirtu) di lokasi galian C Dusun Jaringansari, Desa Karangdiyeng, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (22/20/2022). Dua di antaranya tewas di lokasi kejadian.
Dari keterangan sejumlah warga, kejadian longsor di lokasi galian C Dusun Jaringansari tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Tetapi, tidak ada warga yang tahu bagaimana peristiwa nahas itu terjadi.
“Tidak tahu kejadiannya seperti apa, tiba-tiba di lokasi galian C itu longsor. Ada empat warga di lokasi saat terjadi longsor,” ungkap warga yang enggan menyebutkan namanya.
Keempat korban bukan pekerja di lokasi galian C tersebut. Saat kejadian, mereka sedang mencari batu.
Para korban merupakan warga Desa Karangdieng. Dua korban meninggal adalah Jumadi asal Dusun Jaringansari dan Samuji warga Dusun Sumberingin.
Sementara korban luka adalah Yono dan Bagong warga Dusun Jaringansari.
“Mereka ambil batu, yang luka dua dan yang meninggal dua. Ada empat orang. Yang luka-luka dibawa ke Puskesmas,” jelasnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”mojokerto”]
Sementara, Kanit Tipiter Polres Mojokerto, Iptu Raditya Herlambang membenarkan kejadian tersebut.
“Informasi awal yang saya terima dua meninggal. Informasi dari anggota, korbannya (meninggal dunia) sudah dibawa ke rumah duia, tidak dibawa ke rumah sakit,” tegasnya.
Tim Identifikasi Satreskrim Polres Mojokerto langsung ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas juga memasang garis polisi di lokasi kejadian untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut terkait kasus tersebut. [tin/beq]






