Jember (beritajatim.com) – Empat jabatan eselon II Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, tengah kosong saat ini. Lelang terbuka akan dilaksanakan tahun ini juga.
Empat posisi pejabat eselon II yang belum itu terisi adalah direktur utama Rumah Sakit Daerah dr. Soebandi, kepala Badan Pendapatan Daerah, kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air, dan kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Jember Sukowinarno mengatakan, anggaran lelang terbuka akan dialokasikan dalam Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Jember 2023. “Mudah-mudahan bisa dilaksanakan,” katanya, Sabtu (19/8/2023).
Sekretaris Daerah Kabupaten Jember Hadi Sasmito menjelaskan, banyak proses administrasi yang harus disiapkan untuk lelang jabatan. “Tidak bisa ujug-ujug (mendadak). Tim kami juga menyiapkan rencana kebutuhan, prosedurnya apa saja, yang kami harus lengkapi apa saja, termasuk panitia seleksi dan syarat dari KASN (Komsi Aparatur Sipil Negara) dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN),” katanya.
Kewenangan lelang terbuka ada pada bupati selaku pejabat pembina kepegawaian. “Namun kami di tingkat bawah secara administrasi menyiapkan koridor regulasi dan koridor administrasinya. Kami masih lakukan perencanaan berikutnya, karena kemarin kami masih berfokus penggeseran beberapa pejabat eselon II,” kata Hadi.
Sebelumnya, Bupati Hendy Siswanto memutasi 101 orang pejabat, termasuk 15 pejabat eselon II. Kepala Badan Pendapatan Daerah, kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Jupriono dipindah menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Suprihandoko digeser menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja. Sementara itu posisi kepala Badan Pendapatan Daerah kosong setelah ditinggalkan Hadi Sasmito menjadi sekretaris daerah. [wir]






