Magetan (beritajatim.com) – Calon Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Emil Elestianto Dardak, meluangkan waktu untuk mengunjungi Desa Wisata Sumberdodol di Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Jumat (25/10/2024). Kunjungannya ke objek wisata Telaga Sorbendo ini bukan hanya ajang silaturahmi dengan masyarakat, namun juga kesempatan untuk meresapi suasana dan memahami lebih dalam potensi wisata setempat.
Dalam suasana yang akrab, Emil berinteraksi langsung dengan masyarakat lokal, mulai dari memberi pakan ikan koi, duduk di gazebo bersama petani koi, hingga berbincang dengan para pengunjung. Selain menikmati keindahan alam, Emil juga mencicipi es degan dan berbagai jajanan produk UMKM lokal yang menunjukkan kearifan lokal Magetan.
Emil hadir didampingi relawan dari REPnas Magetan dan Persaudaraan 98, yang turut meramaikan suasana. Dalam dialognya dengan warga, Emil mendengarkan berbagai aspirasi terkait pengembangan pariwisata Sumberdodol, khususnya mengenai tantangan dan potensi yang ada.
Para petani koi, yang menjadi bagian penting dari ekosistem wisata ini, memberikan dukungan penuh kepada Emil dan berharap agar program pengembangan wisata bisa terus ditingkatkan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. “Sinergi pemerintah di bawah Khofifah-Emil telah terbukti berhasil mendukung pemulihan ekonomi desa wisata pasca-pandemi,” ungkap seorang petani koi setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Emil menyoroti Telaga Sorbendo sebagai destinasi alternatif yang lebih tenang dibandingkan Telaga Sarangan yang sudah terkenal. Ia menegaskan pentingnya konsistensi dalam memanfaatkan potensi alam tanpa merusak keasliannya. “Dengan suasana yang lebih tenang dan sejuk, ini bisa menjadi pilihan wisata yang menarik,” ujar Emil, mengajak masyarakat untuk terus menjaga keindahan alam.
Emil juga mengapresiasi kreativitas warga dalam memanfaatkan potensi lokal. Selada air atau yang biasa dikenal sebagai jrembak, misalnya, diolah menjadi produk-produk inovatif seperti Nori ala Jepang hingga tortila ala Meksiko. “Kreativitas anak muda Magetan luar biasa. Mereka bisa melihat peluang produk olahan yang unik namun tetap berbasis pada bahan lokal,” ungkap Emil bangga.
Dalam rencananya, Emil mengungkapkan konsep pengembangan Pancuran Pitu yang akan menggunakan material alami seperti batu, tanpa beton, untuk mempertahankan keaslian alam. Menurutnya, pengembangan berbasis alam adalah cara yang tepat untuk mengelola kawasan wisata berkelanjutan. Emil juga menegaskan bahwa program Desa Wisata Cerdas Mandiri Sejahtera (Dewi Cemara) akan terus mendukung desa-desa wisata agar semakin mandiri dan sejahtera.
Di akhir kunjungannya, Emil menekankan pentingnya kolaborasi dan peran anak muda dalam menjaga keberlanjutan desa wisata. “Semangat dan konsistensi anak-anak muda dalam mengawal desa wisata ini adalah hal yang paling penting untuk keberhasilan jangka panjang,” ujar Emil menutup kunjungannya dengan penuh optimisme.
Dengan dukungan pemerintah dan semangat masyarakat lokal, terutama anak-anak muda, Desa Wisata Sumberdodol diharapkan terus berkembang menjadi destinasi wisata unggulan di Jawa Timur, yang tidak hanya menawarkan keindahan alam namun juga memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat sekitar. [fiq/beq]






