Surabaya (beritajatim.com) – Elektabilitas Eri Cahyadi dengan Bayu Airlangga, memiliki selisih tipis dalam perhitungan hasil survei ARCI (Accurate Research and Consulting Indonesia) Pilwali Surabaya 2024.
Walikota incumbent, Eri Cahyadi mendapat hasil elektabilitas teratas (dalam simulasi tiga nama); 47,5%. Disusul Bayu Airlangga 25,1% dan Hendro Gunawan 5,2%, namun terdapat 22,2% responden tidak menjawab.
Serupa dengan Eri Cahyadi, Armuji atau Cak Ji ini juga menduduki peringkat teratas dengan perolehan elektabilitas 15,2%, sebagai Wakil Wali Kota.
Menanggapi hasil itu, Juru Bicara (Jubir) dari Tim Pemenangan Eri dan Armuji (ErJi) bernama Mirza Akmal mengungkapkan belum ingin berbesar hati atau overproud melihat hasil survei ARCI tersebut
“(Hasil survei ARCI) jadi media refleksi sekaligus vitamin bagi Mas Eri dan Cak Ji serta kami di tim pemenangan. Kami pun tidak _overproud_, justru semakin berenerji,” terang Jubir Tim Pemenangan ErJi, Mirza Akmal, Kamis (18/7).
Menurut Mirza, melihat hasil survei ARCI tersebut tidak ada hal khusus untuk respon berlebih. Kata dia, tim pemenangan ErJi untuk Walikota Surabaya tetap keep in touch atau tetap menjalin ke-dekatan, membaur dengan warga masyarakat.
Dia mencontohkan, sebagai bukti adalah dengan ramainya agenda kerja bakti serentak yang diselenggarakan DPC PDI – Perjuangan Surabaya, pada hari Minggu 14 Juli lalu. Eri dan Armuji juga menghadiri kegiatan tersebut di 2 lokasi berbeda.
“Tidak ada hal yang secara khusus dilakukan atas hasil survei (ARCI) tersebut. Yang terpenting adalah tetap ‘keep in touch’ dengan masyarakat”, ujar Mirza. [ram/ian]






